Membusuk, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Lamasi Luwu

621
Proses evakuasi mayat tanpa identitas. (Foto : Humas Polres Luwu)
ADVERTISEMENT

LUWU — Sesosok mayat yang belum diketahui identitasnya ditemukan dalam keadaan terapung dan tersangkut dibatang kayu, Sungai Lamasi, Dusun Kendekan, Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur, Kabulaten Luwu, Minggu (28/11/2021).

Berdasarkan informasi salah seorang saksi, Topal (40) warga Dusun Markap, Desa Rantai Damai, Kecamatan Walenrang Timur, Luwu sekitar pukul 11.00 Wita dia bersama anaknya berangkat ke sungai Lamasi mencari ikan. Saat itu dia melihat benda terapung.

ADVERTISEMENT

Penasarannya, bersama anaknya, dia mendekati benda tersebut. Ternyata bends terapung itu ialah mayat laki-laki.

 

Mayat tersebut terapung tersangkut di kayu batang pohon dengan posisi tengkurap serta sudah membengkak dan mengeluarkan aroma busuk. Mayat tersebut menggunakan celana jeans warna hitam, menggunakan switer panjang warna hijau

ADVERTISEMENT

Saat itu dia mencari bantuan hingga seorang warga yang sementara memotong padi menghubungi Kepala Desa Rantai Damai, Asael Parubang. Sekitar Pukul 11.50 Wita Kades Rantai Damai bersama Personil Polsek Walenrang datang dan langsung mengamankan TKP.

“Personil Polsek Walenrang langsung mendatangi dan mengamankan TKP. Setelah dilakukan olah TKP kami bersama warga mengangkat mayat tersebut ke atas tepian sungai,” ujarnya.

Siliwadi melanjutkan bahwa pada Pukul 14.00 Wita Personil Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Luwu yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Jon Paerunan tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP

“Setelah olah TKP, jenasah dibawah ke RSU Sawerigading Kota Palopo dengan menggunakan mobil ambulance,” ujar mantan KBO Reskrim Polres Palopo itu.

Dikomfirmasi terpisah Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto membenarkan penemuan mayat di sungai lamasi tanpa identitas tersebut l.

“Jenazah sementara diamankan di RSU Sarewigading Kota Palopo dan akan dilakukan tindakan forensik oleh tim inafis Polda Sulsel untuk lebih mengetahui sebab kematiannya,” ujar Fajar.

“Masyarakat sekitar yang keluarganya tidak bisa dihubungi dan ada ciri-ciri pakaian seperti tersebut agar bisa komunikasi dengan Kapolsek,” imbau Kapolres Luwu.

Diketahui bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat tersebut bukanlah penduduk setempat. (hwn/mat/liq)

ADVERTISEMENT