Ada Pelangi Setelah Badai, Warga Palopo Ramai Dulang Emas Pasca Cuaca Ekstrem

2117
Kadaria, warga Kelurahan Jaya, Kota Palopo saat mendulang emas di sungai.
ADVERTISEMENT

PALOPO — Akan ada pelangi setelah badai, ungkapan itu sangat tepat digambarkan bagi warga Palopo. Setelah dihantam hujan petir dan angin kencang, sebagian warga Kota Idaman pergi mendulang emas di sungai.

Mereka ialah warga Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Mereka mendulang emas pasca terjadinya banjir akibat hujan lebat di sertai angin kencang yang mengguyur Kota Palopo, Sabtu malam (30/10/2021).

ADVERTISEMENT

Kadaria, salah satu warga yang mendulang emas di bantaran sungai mengatakan aktivitas yang dia lakukan itu baru pertama kali dan atas inisiatifnya sendiri. Menurutnya, emas itu berasal dari material yang terbawa saat banjir melanda.

“Baru kali ini kami mencari emas disini. Kemarin hujan lebat, banyak material yang dari gunung terbawa arus sungai yang deras. Untuk itu kami mencoba peruntungan dengan mendulang emas,” akunya kepada Koran SeruYA, Minggu (31/10/2021).

ADVERTISEMENT

Kadaria, dan teman-temannya terlihat sangat bersemangat karena usaha mereka untuk mendapatkan emas akhirnya membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit mereka berhasil mengumpulkan emas dan mengumpulkan di suatu wadah yang sudah mereka siapkan.

Angin kencang disertai hujan petir melanda Kota Palopo dan sekitarnya, Sabtu (30/10/2021). Akibatnya beberapa pohon tumbang di beberapa titik di Kota Palopo.

Beberapa daerah di Palopo juga terendam banjir akibat cuaca ekstrem itu. Bahkan, jembatan miring, perbatasan Palopo-Walmas harus ditutup lantaran mengalami keretakan. (hwn/liq)

ADVERTISEMENT