Alokasi Pembukaan Jalan Seko-Rampi, Gubernur Sulsel Kucurkan Bantuan Keuangan Rp 14,5 Miliar

175
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan ke Pemkab Luwu Utara yang diterima secara simbolis Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. (Foto : Dok. Pemprov Sulsel)
ADVERTISEMENT

MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman kembali memperlihatkan bukti perhatiannya untuk masyarakat Kabupaten Luwu Utara.

Andi Sudirman menambahkan kucuran dana bantuan keuangan untuk Luwu Utara. Totalnya Rp 14,5 Miliar. Bantuan itu diserahkan Gubernur Sulsel kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Senin (6/6/2022).

ADVERTISEMENT

Bantuan keuangan itu dialokasikan untuk lanjutan pembangunan Jembatan Lawewe, pembangunan jalan terisolir pada ruas Seko – Rampi (Lore-Tedeboe), dan pembebasan lahan lokasi jaringan irigasi Bungadidi.

Hal ini sebagai bukti komitmen nyata Gubernur terhadap pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Sesuai dengan komitmen Andi Sudirman pada acara Rapat Paripurna DPRD Lutra dalam rangka 23 Tahun Kabupaten Luwu Utara, 12 Mei 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

“Kita menyerahkan bantuan keuangan senilai Rp 14,5 Miliar untuk lanjutan pembangunan Jembatan Lawewe, pembangunan jalan terisolir pada ruas Seko-Rampi (Lore-Tedeboe) dan pembebasan lahan lokasi jaringan irigasi Bungadidi. Ini bentuk komitmen kami untuk masyarakat Luwu Utara,” ujarnya.

Dirinya pun berharap bantuan keuangan ini segera direalisasikan Pemkab Luwu Utara. Terkhusus untuk pembukaan jalan dari Seko – Rampi.

“Kita minta segera direalisasikan. Kita harapkan jalan yang dibuat, betul-betul terbuka sampai Rampi. Terbuka akses yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Kita Harap Pemda beri realisasi sesuai harapan dan melakukan percepatan-percepatan,” pintanya.

Hadirnya akses ini, kata dia, diharapkan segera dnikmati oleh masyarakat, sehingga akan memudahkan aksesibilitas yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Diketahui, dengan pembangunan jembatana Lawewe ini akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, sehingga tidak lagi menggunakan jembatan penyebrangan yang berbayar. Apalagi kita ketahui, ini menjadi jalur alternatif dan penghubung antara kabupaten Luwu dan kabupaten Luwu Utara melalui Lamasi. (rls)

ADVERTISEMENT