Bayi Ini Lahir Wajahnya Mirip Manula Berusia 80 Tahun, Orangtuanya Tetap Bersyukur

2948
Meski baru dilahirkan, wajah bayi ini tak lazim seperti bayi. Wajah bayi malang ini keriput dan mirip manusia lanjut usia *(manula) berusia 80 tahun.
Meski baru dilahirkan, wajah bayi ini tak lazim seperti bayi. Wajah bayi malang ini keriput dan mirip manusia lanjut usia *(manula) berusia 80 tahun.
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Meski baru dilahirkan, wajah bayi ini tak lazim seperti bayi. Wajah bayi malang ini keriput dan mirip manusia lanjut usia *(manula) berusia 80 tahun.

Tak mengherankan, saat bayi ini lahir di salah satu rumah sakit di Bangladesh, India, tim dokter yang membantu proses kelahirannya pun sempat tak percaya akan mendapati bayi yang seperti ini. Sebab, bayi Laki-laki ini memiliki wajah yang sangat berbeda jauh dari bayi seumurannya, seperti dilansir Nakita.grid.id.

ADVERTISEMENT

(BACA JUGA): 
Pengakuan Bapak Kost yang Dilapor Perkosa Anak Kostnya di Palopo : Saya Ajak ‘ Begituan’ Dia Nurut

Rupanya ini adalah sebuah kondisi langka yang mungkin dialami satu dari empat juta kelahiran yang disebut sindrom progeria Hutchinson-Gilford. Gejalanya ditandai dengan perkembangan gen yang tidak lazim dan menyebabkan mereka menua dalam waktu yang relatif lebih cepat.

ADVERTISEMENT

Gen abnormal ini membuat tubuh menghasilkan protein dengan jumlah berlebihan dan berperan memecah sel lebih cepat. Tak hanya memiliki wajah yang penuh dengan keriput dan sangat kasar, punggung bayi ini juga dipenuhi dengan bulu yang sangat lebat.

(BACA JUGA): 
Idrus Marham Mundur Disebut Ksatria, Lutfi : Bukan Ksatria Tapi Pecundang

ADVERTISEMENT

Lalu bagaimana dengan tanggapan kedua orang tuanya?

Bahkan mereka memanggilnya anak ajaib, mereka juga mengatakan hanya bisa bersyukur kepada Tuhan dan tidak perlu sedih dengan penampilan yang dimiliki putranya.

Kedua orang tua bayi laki-laki tersebut akan menerima putranya seperti apa adanya dirinya. Akan tetapi bayi dengan kelahiran seperti ini akan menghadapi kesulitan di kemudian hari.

Bayi dengan sindrom langka ini sering tidak dapat hidup normal karena tubuh mereka terus menerus menua dengan cepat, mereka jarang bertahan hidup di luar usia 13 tahun.

(BACA JUGA): 
Pura-pura Jadi Dukun, Pria Ini Nyaris Perkosa Siswi SMP di Luwu

Dalam banyak kasus, bayi dengan sindrom ini biasanya dikurung di dalam rumah untuk mencegah bullying dari anak-anak yang lainnya. Hingga saat ini dokter yang menangani belum memiliki solusi atas pengobatan yang harus dijalani bayi ini. (HM/*/cbd/seruya)

ADVERTISEMENT