Dilema Lebaran di Tengah Corona, Begini Kata Anggota DPR Muhammad Fauzi

175
Anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan III Muhammad Fauzi
ADVERTISEMENT

MAKASSAR – Lebaran 1441 Hijriah/2020 akan menjadi momentum yang sangat berbeda dibanding Idul Fitri sebelumnya. Pandemi Covid 19 menimbulkan kekhawatiran terkait pelaksanaan shalat id dan tradisi silaturahmi.

Anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan III Muhammad Fauzi mengatakan dapat memahami kondisi kejiwaan sebagian besar masyarakat saat ini. Lebaran adalah tradisi yang telah mengakar dan menjadi momen menguatkan kembali relasi antarkeluarga.

ADVERTISEMENT

Hanya saja, suami Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini ingin mengingatkan agar masyarakat tidak menyia-nyiakan pengorbanan yang telah dilakukan sejauh ini.

“Memang ini berat, tapi jangan sampai apa yang telah kita perjuangkan dua bulan lamanya dengan tetap di rumah sia-sia, jika kita tidak bisa menahan diri dan mematuhi anjuran pemerintah dan tokoh agama terkait lebaran kali ini,” katanya.

ADVERTISEMENT

Fauzi mengatakan, secara ilmiah, pakar epidemologi juga telah mengingatkan potensi kenaikan kasus corona jika tidak dilakukan pembatasan selama masa lebaran. Jika hal ini terjadi, maka pembatasan yang dilakukan selama ini bisa saja terus diperpanjang.

“Tentu kita butuh waktu lama lagi untuk kembali menekan penularan covid19. Dan pastinya segala pembatasan ruang gerak dan perekonomian akan lebih lama lagi,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, Fauzi meminta masyarakat bersabar dan menaati anjuran para pemuka agama terkait idul fitri dan tradisi bersilaturahmi. Harapannya, Indoensia bisa segera keluar dari krisis kesehatan dan meminimalisir korban.

“Semoga lebaran di tengah covid19 ini tidak mengurangi nilai ibadah kita. Saya ucapkan selamat hari raya Idul Fitri untuk seluruh saudara muslim, mohon maaf lahir dan batin,” kata Fauzi. (rls/tari)

ADVERTISEMENT