BBPJN Sulsel Cutting Aspal di Tarengge-Malili, Dua Minggu Dibiarkan Terbengkalai, Banyak Jadi Korban Kecelakaan

144
Kondisi Ruas jalan Tarengge Malili tepatnya di Desa Tarengge Timur yang dilakukan cutting tapi tak dilakukan pengaspalan. (Foto : Hery Rahmat)
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR — Sejumlah pengendara yang melintas di Ruas jalan Tarengge Malili tepatnya di Desa Tarengge Timur, sering mengalami kecelakaan. Hal itu disebabkan kondisi jalan berlubang dikarenakan beberapa spot dilakukan cutting aspal yang dibiarkan beberapa Minggu tidak dilakukan pengaspalan ulang.

Pemeliharaan jalan itu dikerjakan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sulawesi Selatan. Hendrik Rabil, Ketua RT Dusun Rante Tiku, Desa Tarengge Timur Hendrik, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur mengatakan kondisi jalan seperti ini sudah dua Minggu dan menyebabkan pengendara seringkali mengalami kecelakaan.

ADVERTISEMENT

“5 hari awal dikerjakan pengendara banyak yang kecelakaan, bahkan ada darah pengendara yang tercecer di jalan saya timbun dengan pasir,” Kata Rabil, Kamis (30/6)2022).

Ia mengatakan dengan kondisi jalan yang berlubang itu, banyak pengendara tidak mengetahui jika didepan ada perbaikan jalan. “Ini sudah sekitar dua Minggu kondisi jalannya seperti ini,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Karim salah seorang pengendara mengatakan jika dirinya nyaris mengalami kecelakaan akibat jalan yang berlubang dan belum dilakukan pengaspalan ulang. “Saya sama istri dan anak hampir terjatuh lubangnya cukup dalam. Untungnya saya masih bisa mengendalikan laju kendaraan saya,” Bebernya. (rah)

ADVERTISEMENT