Begini Sosok Sri Puji Lestari, Perawat RSUD Batara Guru Belopa yang Meninggal Bersama Anaknya Ditabrak Truk

45178

BELOPA — Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar Ismunandar, warga Kelurahan Cilallang, Kecamatan Kamanre, Luwu.

Sehari sebelumnya, Rabu (05/09/2018) sore, sang istri, Sri Puji Lestari dan anaknya, Qhani Azzalea, meninggal dalam kecelakaan tragis.

Tari, begitu almarhumah akrab disapa sehari- hari bekerja sebagai perawat di RSUD Batara Guru, Belopa, Kabupaten Luwu. Tidak hanya itu, ibu tiga anak ini juga mengelola bisnis baju secara online.

Tari adalah alumni D3 Akper Sawerigading dan S1 Kurnia Jaya Persada (KJP) Palopo. Salah satu rekannya di RSUD Batara Guru Belopa, Sriyanti Djunaid, mengaku bersedih dengan kepergian sahabatnya itu.

” Saya tak menyangka, almarhumah begitu cepat meninggalkan kami. Dia adalah sahabat yang paling baik,” katanya.

BACA JUGA :http://localhost/seruyabackup/tragis-ibu-anak-meninggal-ditabrak-truk-di-poros-luwu.html

Almarhumah juga dikenal penyayang kepada keluarganya. Itu diakui oleh pamannya, Syahrul Johan. ” Ini ponakan saya tidak hanya cantik. Tapi penyayang kepada keluarganya,” kata Syahrul.

Duka mendalam juga dirasakan oleh tetangga dan handai taulannya. Itu terbukti dengan banyaknya pelayat yang datang ke rumah duka, kemarin.

Informasi dari keluarga, almarhumah baru pulang membeli balon berboncengan dengan dua anaknya. Saat meninggal di tempat, Tari berpegangan tangan dengan anaknya, Qhani yang juga menjadi korban dalam insiden naas itu.

Satu anaknya yang lain, Syifa mengalami luka serius dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Sebelum kecelakaan tragis itu, pada akun facebook korban, Tary Munsir, membagikan sebuah kiriman yang berisi tentang kesedihan seorang suami yang ditinggal selamanya oleh sang istri.

Seolah-olah dari postingan tersebut tersirat makna bahwa Tari akan pergi untuk selamanya. (ama)