Besok, Rocky Gerung Bangun Nalar Kritis Ratusan Peserta Dialog di Palopo

1167
Rocky Gerung
ADVERTISEMENT

PALOPO — Kunjungan perdana Rocky Gerung ke Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam kegiatan dilaog kebangsaan mendapat respon yang baik oleh masyarkat Luwu Raya dan Palopo khususnya.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Itu terbukti antusias dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum berlomba-lomba untuk membeli tiket dialog Rocky Gerung tersebut. Tiket yang ludes sudah diatas angka 600 lembar.

ADVERTISEMENT

Hal ini diungkapkan, Ketua Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (Ham-Lutim), Bayu Hadi Saputra selaku pelaksana kegiatan. “Antusias peserta untuk hadir sangat luar biasa. Sementara itu peserta hanya dibatasi hingga 800 orang,” ucapnya Sabtu sore kemarin.

Lanjut Bayu, kegiatan dialog menghadirkan Rocky Gerung yang akan panel dengan Ustad Safwan itu mengusung tema “Membangun Nalar Kritis: Arah dan Gerak Politik Bangsa Pasca pemilu 2019”.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA :Rocky Gerung Bakal Bicara Kebangsaan di Palopo, Catat Tanggalnya…

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ham-Lutim Batara Guru yang bekerjasama dengan Jaringan Aktifis Filsafat islam (Jakfi) Kota Palopo itu akan dilaksanakan di gedung Saodenrae Convention Center (SCC) Kota Palopo, pada Senin (7/10/2019) pukul 11.00 wita hingga pukul 17.00 wita.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Ditambahkan Bayu, kegiatan ini merupakan inisiasi pengurus dan teman-teman Jakfi Palopo yang berencana mendatangkan ahli filsuf Barat dan Timur itu. “Rocky Gerung dikenal sebagai Filsuf barat dan Ustad Safwan yang merupakan Filsuf Timur dan memiliki pesantren di Yogjakarta,”tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kedatangan kedua tokoh filsafat itu untuk membangun nalar kritis mahasiswa dalam menilai fenomena politik pasca Pemilu 2019 ini. “Melalui kegiatan ini kita harap bisa membangun pandangan filsafat dalam menilai secara utuh arah politik bangsa ini dengan mengetahui motif setiap fenomena keputusan politik,” jelas mahasiswa Universitas Andi Djemma itu. (asm)

ADVERTISEMENT