BIKIN HARU! Beredar Video Empat Anak Kades Ilan Batu Bergembira Bermain Bola di Bawah Guyuran Hujan Lebat, 15 Menit Sebelum Longsor

1043
Screnshoot video saat keempat kakak beradik anak Kades Ilan Batu bermain bersama teman-temannya, sekitar 15 menit sebelum longsor menerjang rumah mereka, Minggu (3/10/2021)
ADVERTISEMENT

SEKITAR 15 menit sebelum tertimbun longsor, Minggu (3/10/2021) sore, empat anak Kades Ilan Batu, Abdul Salam, masih sempat bermain bola bersama teman-temannya di lapangan sepakbola desa Ilan Batu, di bawah guyuran hujan.

Keempat kakak beradik itu, yakni Abdul Rahman alias Ammang, 14 tahun, Abu Sofian, 12 tahun, Imam, 10 tahun, dan Furqon, 5 tahun.

Salah seorang kerabat mereka, sempat memvideokan saat keempat kakak beradik itu bergembira bersama teman-temannya bermain bola di bawah guyuran hujan. Termasuk saat ibu mereka datang memakai payung menyuruh keempat kakak beradik itu pulang ke rumah, karena sudah mau magrib. Mereka disuruh pulang mandi dan makan malam.

Karena disuruh pulang oleh ibunya, Ammang bersama tiga adiknya kemudian kembali ke rumah. Ibu mereka menyuruh mandi dan makan, karena sudah mulai magrib. Kedua orangtua mereka hendak pergi menghadiri undangan pernikahan keluarga mereka di desa lain.

ADVERTISEMENT

Beberapa saat kemudian, saat keempat kakak beradik ini berada di rumah, terjadi longsor. Kabarnya, Ammang dan ketiga adiknya sedang makan saat rumah mereka tertimbun longsor. Keempatnya ikut tertimbun material longsor. Keesokan harinya, Senin (4/10/2021), Ammang dan ketiga adiknya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Landung Purwanti juga menceritakan, dua hari sebelum longsor menimbun Ammang bersama tiga adiknya, pada Jumat (1/10/2021), mereka ikut membersihkan masjid. Setiap hari Jumat, warga membersihkan masjid. Keempat korban ikut membersihkan masjid. “Ammang dan tiga adiknya sangat kompak. Mereka biasa berboncengan sepeda motor keliling desa dan menyapa warga,” kata Landung, sedih mengingat keempat keponakannya itu menjadi korban tanah longsor.

“Namun itulah takdir dari Allah SWT, keempat keponakan saya ini meninggal dunia dan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, empat anak Kades Ilan Batu, Abdul Salam, di Kecamatan Walenrang Barat, Luwu, ditemukan meninggal dunia tertimbun longsor. Rumah mereka tertimbun longsor dan saat kejadian, mereka berempat sedang makan bersama jelang magrib, Minggu (3/10/2021) petang.

Sejak Minggu malam, tersiar kabar empat anak Kades Ilan Batu tertimbun longsor bersama rumahnya yang ambruk. Upaya evakuasi empat kakak beradik itu baru bisa dilakukan pada Senin, 4 Oktober.

Proses pencarian empak kakak beradik ini dilakukan tim Basarnas melibatkan relawan Luwu Raya, aparat TNI, Polri bersama warga, mulai sejak pukul 10:00 Wita, Senin siang. Satu jam berselang, sekitar pukul 11:00 Wita, satu korban bernama Muh Taufan ditemukan tertimbun longsor bersama puing-puing rumah orangtuanya yang ambruk tertimbun material longsor.

Selanjutnya, beberapa jam kemudian, sekitar pukul 15:00 Wita, tiga korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tiga korban anak Kades Ilan Batu yang ditemukan sudah jadi mayat tertimbun longsor, masing-masing Imam, 8 tahun, Ammang, 17 tahun, dan Furgon, 6 tahun.

Isak tangis sanak keluarga menyambut jenazah empat kakak beradik itu. Termasuk Elnita Pakolo, istri Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak.

Elnita Pakolo yang tidak lain kerabat dekat Kades Ilan Batu, menceritakan, peristiwa banjir dan longsor terjadi menjelang salat maghrib, Minggu petang, 3 Oktober. Ketika itu, empat anak Kades Ilan Batu, Absul Salam, sedang berada di rumah. Mereka berempat sedang makan malam.

Saat kejadian, kedua orangtuanya tidak berada di rumah. “Kami sangat kehilangan atas meninggalnya empat korban. Mereka adalah keluarga dekat saya,” kata istri Wakil Bupati Luwu ini, terisak.

Sambil berlinang air mata, Elnita mengakui, sebelum longsor menerjang rumah Kades Ilan Batu, dia sempat mengajak empat keponakannya itu tinggal bersamanya. Kebetulan pada hari Sabtu, mereka bersama bapaknya datang berkunjung ke rumahnya di Batusitanduk. “Saya ajak untuk tinggal di rumah beberapa hari, tapi mereka menolak. Katanya mau pulang beri makan ayamnya,” ujarnya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya empat anak kepala desa Ilan Batu dalam bencana alam tanah longsor yang melanda wilayah Desa Ilan Batu, Minggu sore lalu.

Syukur Bijak juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah melakukan pencarian empat kakak beradik itu sejak pagi hingga ditemukan pada sore hari, mulai tim Basarnas, relawan Luwu Raya, aparat TNI, Polri, dan masyarakat.

“Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras menemukan keempat korban, anak Kades Ilan Batu. Kami juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujar Syukur Bijak. (***)

ADVERTISEMENT