Buka Bursa Inovasi Desa, Ini Pesan Bupati Luwu Timur

175

LUTIM – Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler membuka Bursa Inovasi Desa (BID) Region 1 meliputi Kecamatan Wotu, Burau, Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana dan Kalaena. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Kantor Desa Bangun Jaya Kecamatan Tomoni, Sabtu (20/07/2019).

Tiba di tempat acara, Husler bersama Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, disambut dengan pengalungan bunga dan dilanjutkan peninjauan di lokasi acara BID.

Dalam laporannya, ketua Panitia, Ayub Marthen Mengelo mengatakan, Bursa Inovasi Desa (BID) dilakukan untuk membantu desa dalam meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang akan didanai oleh dana desa.

“Dengan menyajikan inspirasi dan alternatif pilihan, kegiatan-kegiatan bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif dan terbukti berhasil,” ujarnya.

Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan BID tahun 2019 diselenggarakan ditingkat Kecamatan dan penyelenggaranya dilakukan dengan sistem klaster atau gabungan beberapa kecamatan dengan maksud agar memudahkan mobilisasi peserta dan efektifitas penyelengaraan BID.

Husler menyampaikan, Program BID sebagai bagian dari pembinaan pemberdayaan masyarakat desa yang merupakan pengembangan dari proses menuju kearah yang lebih baik.

“Penyelenggaraan Pemerintah Desa dari masa ke masa terus mengalami penyesuaian yang didasarkan pada aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat terus menerus digali dan dilaksanakan untuk mendapatkan umpan balik yang signifikan bagi pertumbuhan demokrasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

“Untuk mengefektifkan perencanaan pembangunan desa, maka para stakeholder perencana desa perlu mengembangkan wawasan yang inovatif. Salah satu caranya yaitu dengan belajar dari cerita sukses dan inovatif dari desa lain nantinya,” ujarnya.

Kegiatan BID ini dihadiri para Camat dan Kepala Desa. Kemudian dilakukan pengguntingan pita menuju bursa inovasi desa jendela dua, serta penyerahan sertifikat peneriman komitmen inovasi desa di jendela tiga. (ikp/kominfo)