Cegah Corona, Walikota Palopo Imbau Warga Biasakan Berjemur Pagi dan Sore

318
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir

KORANSERUYA.COM–Walikota Palopo, HM Judas Amir mengimbau warganya untuk membiasakan berjemur di bawah sinar matahari saat pagi dan sore hari minimal 15 menit sebagai upaya preventif mencegah penularan virus korona (Covid-19).

Judas Amir juga juga menganjurkan agar warga Kota Palopo banyak minum vitamin C, rajin olahraga, dan istirahat teratur agar imun tubuh tetap stabil.

Menurut Judas Amir, covid-19 bisa menyerang manusia hanya kalau daya tahan tubuhnya lemah sehingga diharapkan warga tetap menjaga kesehatan.

“Biasakan mulai saat ini jarang berjemur 15 menit, paling baik berjemur sinar matahar saat jam 10.00 Wita, termasuk sore hari sekitar 15 menit. Rajin olahraga dan minum vitamin. Sebaiknya kita mencegah dari pada mengobati,” ujar Judas Amir, disela-sela peninjauan pelaksanaan screening warga yang tiba di Kota Palopo dari luar daerah, di posko utama penanganan virus corona Kota Palopo, pelataran utama Islamic Centre Kota Palopo.

Namun begitu, kata dia, dalam kondisi saat ini penting juga untuk saling menjaga jarak antarsatu sama lain, minimal 1,5 hingga 2 meter untuk mencegah penyebaran virus tersebut. “Memang sebaiknya minimal 1,5 meter sampai 2 meter kita bisa berjauhan,” ujar Judas Amir.

Bagi yang sedang sakit, Judas Amir menganjurkan, agar menggunakan masker, sementara yang sehat kalau masih ragu silakan menggunakan masker. ”Tapi bahwa kita menjaga jarak minimal 1,5 meter maka kita sudah jauh lebih aman,” terangnya.

Selain itu, dia juga menambahkan, upaya preventif lain untuk mencegah tertularnya virus tersebut adalah dengan rajin mencuci tangan. Sebab, tangan sering kali digunakan untuk mengusap bibir, hidung ataupun mata sehingga itulah yang menyebabkan tubuh cepat tertular virus.

“Karena itu saya menganjurkan supaya kita tidak gampang tertular, yang paling penting tidak boleh menempelkan tangan kita ke hidung, mulut atau ke mata, sebelum cuci tangan. Kalau kita punya kacamata silahkan dipakai, agar kita tidak mudah mengusap-usap mata kita,” pesan Judas Amir. (jun)