Dandim Minta Pemkot Siapkan Lokasi Karantina Untuk Pendatang

363
ADVERTISEMENT

PALOPO-Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau yang lebih dikenal dengan sebutan Covid-19.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal tersebut, dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Firmanza Dp pada rapat kordinasi (rakor) untuk menindak lanjuti hasil video conference Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di ruang rapat pimpinan lantai tiga Kantor Walikota Palopo, Jumat (10/4/2020).

Dia meminta agar seluruh pihak bisa melakukan komunikasi secara intens, sehingga tidak ada hal yang terlewatkan.

“Kita tidak ingin ada yang terlewatkan dalam penanganan wabah Corona. Segala upaya kita lakukan agar Palopo tetap bisa tetap dalam zona aman,” katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Dandim 1403 Sawerigading, Let. Inf. Gunawan mengusulkan agar pemerintah lebih memperioritaskan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis yang saat ini rentan dari wabah Covid-19.

Ia juga berharap ada kesiapan untuk lokasi khusus untuk karantina bagi pendatang maupun pemakaman.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Lokasi atau gedung karantina ini penting kita siapkan, kita berharap Palopo tetap aman, namun mempersiapkan sejak dini akan lebih baik dilakukan, buat berjaga jaga,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Kota Palopo, Alfian Nurnas juga menyampaikan upaya memutus rantai virus covid-19. Pihaknya juga tidak berhenti menghimbau agar tidak ada lagi masyarakat berkumpul-kumpul. Termasuk menyampaikan agar tetap menggunakan masker disaat keluar rumah.

“Kalau ada wilayah masyarakat yang sering kita temui masih berkumpul akan kite tegur dan bila ada yang melanggar dalam 3 kali penyampaian akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Sementara, Kajari Palopo Nur Yalamlan Cayana. MH. Sangat berharap ada kewaspadaan bagi Irang Tanpa Gejala (OTG) karena mereka bisa membawa virus tanpa disadari.

“Kami siap berdampingan dalam segala hal terkait penanganan Virus Cofid-19. Dana turun terlibat khusus untuk penanganan bantuan sosial kepada masyarakat,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Walikota Palopo, HM Judas Amir meminta kepada tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kota Palopo, agar lebih memperketat pengawasan di pintu masuk.

Dia meminta agar, petugas lebih memperketat pemeriksaan kepada masyarakat baik yang hanya melintas di Kota Palopo, maupun masyarakat yang baru saja mudik.

Tidak hanya itu, dia juga meminta kepada seluruh jajaran pemerintah mulai dari RT/RW, lurah dan camat, juga memperketat pengawasan di wiliayahnya masing-masing. (Sya)

ADVERTISEMENT