Dapat Bantuan Kuota Internet Gratis, Nomor HP Siswa di SMPN 1 Palopo Didata Dulu!

84
ADVERTISEMENT

PALOPO–Agar bisa mendapatkan bantuan pemerintah terkait pembelajaran daring, SMPN 1 Palopo menyiapkan nomor handphone guru dan siswa.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Selanjutnya, nomor HP tersebut akan didaftarkan di Dapodik guru dan siswa untuk nantinya menerima bantuan langsung pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI berupa data internet.

Kepala SMPN 1 Palopo, Suriadi Rahmat SAg MPdI, menjelaskan, data internet ini tidak lagi disalurkan oleh masing-masing Dinas Pendidikan di daerah melainkan turun langsung dari Kemendikbud.

“Bantuan kuota internet yang akan diberikan untuk siswa sebesar 35 GB per bulan, sedangkan untuk guru sebesar 42 GB per bulan,” kata Suriadi di ruang kerjanya, Senin (07/09/20).

ADVERTISEMENT

Lanjut Suriadi, rencananya bantuan data internet ini akan disalurkan selama empat bulan dengan besaran anggaran mencapai Rp6 triliun.

“Saat ini kami masih terus melakukan penginputan nomor ponsel guru sebanyak 54 orang dan siswa sebanyak 902 orang, penginputan ini berakhir hingga, 11 September,” sebut Suriadi.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Saat ini, Suriadi bersama guru, pegawai, dan staf SMPN 1 Palopo terus melakukan sosialisasi sebagaimana imbauan Walikota untuk tetap melaksanakan pembelajaran daring.

Untuk diketahui, kota Palopo baru saja keluar dari zona merah Covid-19 dan hingga saat ini masih berada dalam zona oranye.

Adapun aturan bagi daerah zona hijau dan kuning/oranye boleh melakukan proses pembelajaran tatap muka dengan optimalisasi pembelajaran hanya 50 persen, dengan Panduan tahapan yang telah diatur Kemendikbud. (rah)   

ADVERTISEMENT