Dokter Cantik Asal Enrekang Ini Tak Percaya Ada Pasien Covid-19, Ini Dia Sosok Adiany Adil

544
Dokter Adiany Adil dan surat pernyataannya yang viral
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Nama dr Adiany Adil menjadi perbincangan usai mengunggah surat pernyataan yang menyebut Covid-19 tidak ada. Pernyataan dokter asal Kabupaten Enrekang, Sulsel itu, kemudian menimbulkan pro dan kontra. Termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah turun tangan.

Sebab, dokter berparas cantik asal Enrekang ini mengikuti jejak dokter Lois Owien yang tidak pernah akan adanya pasien covid-19 sejak masa pandemi. Dia mengkalim tidak pernah ada pasien yang terdiagnosis covid-19 sejak pandemi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Nama dr Adiany Adil pun jadi viral. Melansir dari MetroLampungNews, Kamis (2/8/2021), berdasarkan informasi dari akun Facebooknya, dr Adiany Adil biasa dipanggil Dian. Dia tercatat pernah bekerja di Kasi Pelayanan Medik di RSU Massenrempulu.

Perempuan beragama Islam asal Enrekang ini mengaku berprofesi sebagai seorang dokter. Namun demikian, berdasarkan penelusuran pada laman kki.go.id, nomor STR dr Adiany Adil sudah tidak berlaku.

Nomor STR dr Adiany Adil yang tertulis dalam laman tersebut yakni 3.2.1.100.2.11.063711. Tercatat STR dr Adiany Adil ditetapkan pada 20 Juni 2012 dan berlaku sampai dengan 8 Desember 2016.

Di sisi lain, dr Adiany Adil juga aktif di berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, hingga YouTube. Dia mempunyai akun Facebook bernama Adiany Adil, kemudian Twitter @AdilAdiany, Instagram @adiladiany, serta kanal YouTube dr Adiany Adil.

Dalam beberapa hari terakhir ini, nama dr Adiany Adil viral lantaran dirinya mengkalim tidak ada pasien yang terdiagnosis covid-19 sejak pandemi merebak di Tanah Air. Dengan demikian, tidak pernah ada pasien covid-19. Pernyataan itu ditulis dr. Adiany Adil pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Surat peryataan itu diungguh di akun Twitter pribadinya, @AdilAdiany, hingga viral. Dalam pernyataannya itu, dr Adiany menyebut selama ini, tidak pernah ada diagnosis Covid-19 atau Coronavirus Disease-19 dalam teori dan praktik kedokteran.

“Saya dengan tegas dan jelas tetapkan bahwa sejak dahulu hingga detik ini para dokter termasuk saya, tidak pernah tegakkan diagnosis covid-19,” tulis Adiany dikutip dari Twitter, Sabtu, 27 Agustus 2021 lalu.

Sejumlah warganet mempertanyakan surat pernyataan dr Adiany Adil terkait covid-19. Surat pernyataan itu dinilai tidak sah karena hanya dibuat secara pribadi tanpa tanda tangan materai.

“Andaikan surat pernyataan ini yang membuat secara organisatoris profesi dokter, mungkin dampaknya enggak akan berlarut-larut isu tentang pandemi ini. Sayangnya cuma surat pernyataan pribadi yang kebetulan tanpa materai,” tulis @DJ__007_.

“Jadi selama ini yang terjadi apa dokter? Mereka yang mati dalam jumlah banyak dan dikubur secara prokes covid. Mereka itu sebenarnya sakit apa dokter? Kalau selama ini diagnosa covid tidak pernah ada? Kenapa tes PCR hasil positif mereka sudah bisa mengatakan itu covid, jelaskan,” tulis @Dina45893276.

“Sori, kalau covid itu enggak ada.. Seumur-umur saya baru ngerasain penciuman saya tidak berfungsi selama tiga hari padahal badan sehat, tidak ada demam batuk pilek, suhu badan normal,” tulis @jibotwo.

“Mohon maaf dok ini pengalaman pribadi saya, ketika anak saya dinyatakan positif covid-19 dari tiga jam sebelumnya reaktif, dan dua hari kemudian dinyatakan negatif. Saya berpikir ini virus kok bisa ya, lebih edannya anak saya 8 bulan enggak 3M jadi jarang keluar tapi ibu/ayahnya negatif,” tulis @Firdausharahap1.

“Terus dokter sakit apa ya saya badan menggigil, sakit terus menerus di kulit kepala, flu, batuk, tenggorokan sakit, sesak napas. Di hari kelima hilang penciuman. Kalau covid tidak ada, apa namanya penyakit sekarang yang belum pernah saya rasakan sebelumnya,” tulis @alamkusairi.

Beberapa komentar warganet dijawab enteng Adiany. Dia malah mempernyatakan dokter mana yang mendiagnosis adanya covid-19. “Boleh tahu yang mendiagnosa mu dengan diagnosa covid-19, itu dokter bernama siapa? Boleh saya berguru dengan beliau?” balas Adiany. (***)

ADVERTISEMENT