INNALILLAHI! Sempat Ditemukan Selamat, Bocah Terseret Arus Sungai Lamundre Luwu Meninggal Dunia Setelah Dirawat di RS

848
Ramdaniel saat mendapat perawatan medis di RSUD Batara Guru Belopa
ADVERTISEMENT

BELOPA–Meski sempat ditemukan selamat setelah terseret arus Sungai Lamundre selama hampir 4 jam, Ramdaniel, bocah usia 2 tahun di Desa Lamundre, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, meninggal dunia, satu jam setelah dirawat di RSUD Batara Guru Belopa, Jumat (3/1/2020), sekitar pukul 14:00 Wita.

Sebelumnya, Ramadaniel ditemukan selamat di muara Pelabuhan Ulo-ulo Belopa, usai salat jumat, pukul 13:00 Wita. Bocah ini jatuh ke sungai sekitar pukul 09:00 Wita, Jumat pagi, hingga terseret arus sungai tersebut.

ADVERTISEMENT

“Innalillahi, bocah yang sempat ditemukan selamat, akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Batara Guru,” kata Aan, anggota SAR Pramuka Luwu, kepada media ini via WA.

Untuk diketahui, pencarian bocah ini melibatkan masyarakat, personel BPBD dan Basarnas Luwu dibantu personel TNI dan Polri di daerah itu. Selama empat jam pencarian, Ramadaniel ditemukan selamat di muara Pelabuhan Ulo-ulo.

ADVERTISEMENT

Keluarga korban, apalagi kedua orangtuanya sangat panik dan tegang, mengetahui anaknya terseret air sungai.

Yogi, salah seorang warga Lamundre yang ikut melakukan pencarian terhadap Ramdaniel mengatakan, bocah tersebut ditemukan selamat. “Korban hanya syok dan lemas akibat terseret air sungai sekitar 4 jam,” kata Yogi.

ADVERTISEMENT

Saat kejadian, Ramdaniel bermain bersama kakaknya di pinggir sungai. Saat itu, kakak korban masuk ke dalam rumah. Begitu kakak korban kembali ke pinggir sungai, adiknya sudah tidak ada.

Keluarga korban menduga Ramdaniel terpleset dan jatuh masuk sungai. Pencarian terhadap korban kemudian dilakukan melibatkan Basarnas, BPBD, dan berbagai elemen terkait lainnya, termasuk warga setempat. (andri)

ADVERTISEMENT