Jelang FKN, Calon LO Dibekali Cara Layani Raja

290
Ratusan calon LO diberi pembekalan oleh panitia mengenai tata cara melayani raja dan sultan yang merupakan tamu FKN nantinya.

PALOPO — Ratusan calon Liaison officer (LO) atau pendamping raja dan ratu yang akan hadir pada Festival Keraton Nusantara (FKN) diberi pembekalan.

Pembekalan dilakukan oleh panitia FKN XIII tahun 2019 yang dipusatkan di Istana Kedatuan Luwu Sabtu (24/8/2019). LO yang akan bertugas pada FKN untuk mendampingi para tamu agung itu, diajak mengenal sejarah dan budaya tana Luwu lebih dalam lagi.

Untuk tahap awal, LO diberikan pemahaman tentang tugasnya selama mendampingi para raja dan ratu pada acara FKN nanti. Pada pembekalan awal itu, tampak hadir Ketua Panitia FKN Brigjen (Purn) TNI Muslimin Akib, Wakil Ketua FKN Dr Suaedi, Maddika Bua Andi Syaifuddin Kaddiraja, dan sesepuh istana lainnya, Andi Abdullah Sanad Kaddiraja.

Suedi mengatakan bahwa kegiatan pembekalan ini merupakan salah satu bentuk kesiapan pelayanan raja-raja yang akan hadir nantinya. Suaedi, dalam pemaparannya menyampaikan, LO harus menjaga sopan santun dan memberikan pelayanan super prima kepada raja yang didampingi.

“LO wajib menjaga nama baik Tana Luwu. Harus bersikap sopan dan memberikan pelayanan prima,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, LO juga harus memahami budaya dan sejarah tana Luwu. Mulai dari mengenalkan beragam makanan khas, tempat wisata, hingga sejarah Kedatuan Luwu. “Untuk itu, kita akan berikan pembekalan khusus kepada para calon LO ini,” ujarnya.

Sebelumnya, panitia FKN juga telah mengumpulkan puluhan awak media yang ada di Palopo di tempat yang sama. Panitia mengharapkan awak media yang meliput selama kegiatan yang berlangsung agar memperlihatkan keramahan dan dilengkapi dengan kartu pers serta id card dari panitia.

“Kalau bertanya, usahakan santun. Panggil yang mulia atau raja,” kata Suaedi. Dalam rapat itu juga, panitia akan menyiapkan satu unit bus khusus awak media yang ingin meliput ke tempat lainnya di Tana Luwu yang berkaitan dengan rangkaian acara FKN seperti di Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur. (asm)