Jelang Musda: Golkar Palopo Memanas, Baharman Supri Siap Tampil Sebagai Poros Tengah?

294
ADVERTISEMENT

PALOPO–Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) kondisi di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar kota Palopo mulai muncul riak-riak kecil yang menghangatkan proses menuju suksesi pemilihan ketua di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Selain isu sogok menyogok, isu pecat memecat pimpinan di tingkat kecamatan juga menyeruak.

Tensi terhadap pemilihan ketua di Musda Golkar yang sisa hitungan hari itu mulai meningkat, meski tahapan pendaftaran atau pengambilan formulir baru saja selesai serta masa pengisian dan pengembalian formulir baru akan dilaksanakan.

Seperti diketahui, menurut rumor yang berhembus, dua kandidat kuat kini tengah berseteru, yakni kubu “kuning tua” yakni Rahmat Masri Bandaso yang juga Wakil Walikota Palopo, ia dikabarkan tengah bersaing ketat dengan kubu “kuning emas” yang dibesut Hj Nurhaenih sang ketua DPRD Palopo.

ADVERTISEMENT

Diantara dua kubu itu, terdapat satu lagi kubu “poros tengah” yang kini aktif digalang Baharman Supri yang dikenal dekat dengan para aktivis lantaran kiprahnya sebelum menjadi anggota DPRD Palopo juga adalah pengusaha dan tokoh koperasi serta Ketua KAHMI Palopo.

Saat dihubungi beberapa saat lalu, Senin (17/5), Baharman mengaku sangat menikmati proses Musda Golkar kali ini.

“Ini Musda paling hot dan saya menikmati sekali. Biarlah mereka ribut, kami tak ambil bagian dengan “keributan” soal isu-isu yang berkembang akhir-akhir ini. Sekaligus kami sangat menyayangkan jika masalah internal harus diumbar-umbar ke tengah publik, karena bisa memercik muka sendiri, selesaikan saja ke dalam tak perlu berlebihan,” ucap Baharman menanggapi soal selentingan isu adanya isu sogok menyogok seharga puluhan juta rupiah per satu suara di tingkat Pimcam.

Selain karena tidak ada beban (di Musda), Baharman juga mengaku siap menjadi katalisator dalam menetralkan “konflik” di tubuh partai Golkar yang pengurusnya mulai ikut terpecah membentuk kubunya masing-masing.

“Dalam demokrasi adanya dukung mendukung itu hal biasa saja. Polarisasi di Golkar tentu karena masing-masing punya agenda sendiri. Tapi jika (andai kata), nanti saya yang terpilih (jadi Ketua Golkar Palopo), masyarakat pasti lebih paham, saya tak berambisi apapun, termasuk di Pilwalkot. Saya fokus dulu mengemban amanah sebagai wakil rakyat. Beda dengan calon lain. Sehingga potensi konflik di tubuh partai yang kian meruncing yang bisa saja terjadi bisa saya redam jikalau saya terpilih,” ulas Baharman.

Untuk itu, ia meminta kader Golkar yang punya hak suara di Musda nanti, untuk berpikir matang, logis dan lebih dewasa, demi membesarkan Partai Golkar ke depan.

“Saya imbau kepada semua pihak, mari kita rapatkan barisan dan mengedepankan kekeluargaan daripada kepentingan individu. 2024 masih lama. Jangan karena kepentingan-kepentingan sesaat kita korbankan orang banyak, janganlah korbankan penumpang kapal diatas perahu Golkar kita ini.”

“Untuk itu kami siap menjadi poros tengah yang mewadahi dua kubu itu supaya Golkar bisa tetap solid, dan tidak menimbulkan friksi yang lebih luas,” pungkas cendekiawan muslim itu, yang saat ramadhan 1442 H lalu aktif membagi ilmunya dari masjid ke masjid.

Tiga Nama Mendaftar

Saat ini, DPD Golkar Palopo telah membuka proses penjaringan melalui pendaftaran bakal calon. Saat ini tercatat, sudah ada tiga nama yang melakukan pendaftaran.

Mereka adalah, Wakil Walikota Palopo Rahmat Masri Bandaso (RMB), Ketua DPRD Palopo, Hj Nurhaenih dan Baharman Supri yang juga ketua penyelenggara Musda DPD II Golkar Palopo.

Saat mengambil formulir, RMB sapaan akrab Wakil Walikota Palopo, diwakili Pimcam Wara Utara yang telah mendapat kuasa, di kantor Golkar Palopo, Selasa, 11 Mei 2021.

Sementara Baharman Supri, diwakili salah seorang timnya di kantor Golkar Palopo, Rabu 12 Mei 2021. Mereka diterima tim penjaringan yakni, Harisal A Latif dan Zubir Surasman.

Hal tersebut, dikatakan oleh Baharman Supri, saat dikonfirmasi Koran Seruya, Minggu (16/5/2021) kemarin. “Sudah ada tiga orang dinda, RMB, Hj Nurhaenih dan Baharman Supri,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Sekretaris Penjaringan, Zubir Surasman mengatakan tahapan pendaftaran 10 hingga 17 Mei sudah harus tuntas. Selanjutnya akan dilakukan verifikasi berkas. 

“Khusus verifikasi berkas, akan dilakukan 18 hingga 23 Mei 2021. Setelah itu berkas pendaftar akan dikirim ke DPD I Golkar Sulsel,” terang anggota fraksi Golkar di DPRD Palopo itu.

(*)

ADVERTISEMENT