Jelang Ramadan, Judas Amir Minta Warga Ikuti Imbauan MUI Untuk Salat Tarwih di Rumah

934

PALOPO-Walikota Palopo, HM Judas Amir meminta masyarakat Kota Palopo tetap mentaati himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat melakukan ibadah selama bulan suci ramadan.

Sebab katanya, hal itu juga menjadi salah satu rujukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya di Kota Palopo.

Hal itu, dikatakan Judas Amir pertemuan antara pemerintah dan para tokoh agama yang diinisiasi oleh Kesbangpol, di ruang pola kantor Walikota Palopo, Minggu (12/4/2020).

“Rujukan itulah yang harus kita implementasikan dengan baik, karena hal tersebut merupakan petunjuk dari pemerintah agar kita dapat memutus rantai penyebaran covid-19, karena virus ini merupakan virus yang mematikan. Untuk itu pada kesempatan ini kita harus memikirkan dengan baik terkait hal tersebut,” kata Judas Amir.

“Untuk itu mari kita mengikuti petunjuk yang sudah diberikan dan juga yang telah disampaikan para ulama karena semua itu telah dilakukan dengan berbagai hal dan sudah ada kajiannya karena tidak akan dikeluarkan himbauan seperti itu jika belum dikaji secara mendalam,” jelasnya.

Sementara, Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso, meminta kepada para imam masjid agar mengumumkan himbauan tersebut, di masjid-masjid melalui pengeras suara pada jika pelaksaan salat jumat dan tarwih dilaksanakan dirumah.

“Karena masih banyaknya masyarakat yang belum mengikuti himbauan pemerintah untuk itu mari kita selalu mengingatkan masyarakat mengenai himbauan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,” katanya.

Senada dengan yang disampaikan Walikota, Kapolres Kota Palopo Alfian Nurnas, juga menyampaikan agar seluruh masyarakat untuk mematuhi himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sebab katanya, telah begitu banyak masyarakat yang menjadi korban Covid-19. Untuk dirinya mengajak masyarakat agar menjaga dan menghormati himbauan tersebut.

Dia juga tidak lupa mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

“Karena virus tersebut tidak mengenal siapapun, jangankan masyarakat aparat pun bisa terkena covid 19 untuk itu mari kita patuhi bersama apa yang telah disampaikan pemerintah karena Kita ketahui Kota Palopo merupakan kota yang sangat kecil sangat rentan untuk masuknya virus mari kita saling bersinergi memutus rantai covid 19 agar kita semua terhindar dari virus,” imbaunya. (hms/Sya)