Kajari dan Kapolres Apresiasi Program “Menyapa Desa” Bupati Lutim, Siap Berkolaborasi

63
BUPATI Luwu Timur (Lutim), H. Budiman memulai aktivitasnya berkantor di kecamatan, Rabu (19/1/2022) lalu. Selama tiga hari, bersama Ketua TP-PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman, termasuk sejumlah kepala OPD, Budiman berkantor di kecamatan.
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA, MALILI–Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Budiman memulai aktivitasnya berkantor di kecamatan, Rabu (19/1/2022) lalu. Selama tiga hari, bersama Ketua TP-PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman, termasuk sejumlah kepala OPD, Budiman berkantor di kecamatan.

Budiman memilih Kecamatan Burau jadi kecamatan pertama yang dikunjunginya. Selama tiga hari, Budiman dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkantor tiga hari di Burau. Kegiatan ini sebagai evaluasi program 2021, termasuk pelaksanaan program 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur berbasis kecamatan.

ADVERTISEMENT

Budiman mengatakan, seluruh pejabat eselon II di Luwu Timur ikut bersamanya berkantor di Kecamatan Burau. “Jadi selama tiga hari ini, kita pindah berkantor di Burau, jadi tidak susah kita untuk berkomunikasi,” kata Budiman.

Dalam kegiatan di Burau, Budiman bersilaturahmi dengan kepala desa se-Kecamatan Burau, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dari perbankan. Hadir juga Kapolres Luwu Timur, AKBP Silvester MM Simamora, Kepala Kejari, Muh Zubair dan Perwira Penghubung, Martinus Pagasing dan Sekda Bahri Suli serta Ketua PKK Luwu Timur, Sufriaty. “Ini program menyapa desa. Bersama unsur Forkominda, saya berkeliling melihat secara langsung kondisi desa-desa yang ada di Burau,” ujar suami Hj Sufriaty.

Dalam kunjungannya ke desa-desa, Budiman meminta kepada masyarakat, jika ada program disampaikan almarhum Husler saat kampanye dan belum tertunaikan agar
disampaikan, sehingga jika bisa dilaksanakan, tidak melanggar aturan dan bermanfaat bagi masyarakat akan direalisasikan.

Menurutnya, kegiatan berkantor di kecamatan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Tentu kita siap berkolaborasi untuk mensukseskan apa yang menjadi
harapan masyarakat,” tutur dia.

Budiman menambahkan, terkait program 1 miliar 1 desa akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu. “Nanti ada timnya yang akan memverifikasi proposal desa, tujuannya agar supaya tidak ada masalah sedikitpun terjadi nantinya di desa,” katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur, Muh Zubair, sangat mengapresiasi program menyapa desa yang mulai dilaksanakan Bupati Budiman. Program tersebut dinilai sangat positif, karena bisa melihat langsung kondisi di desa terkait pembangunan, sekaligus dapat bersilaturahmi dengan masyarakat untuk menerima aspirasinya.

Sehingga Muh Zubair mengatakan, pihaknya siap berkolobarasi dan bekerjasama dengan dengan Pemkab Luwu Timur dalam kemitraan untuk menyukseskan program menyapa desa. “Tujuannya tentu bagaimana mewujudkan pembangunan di Luwu Timur berhasil, sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Zubair.

Muh Zubair mengatakan sudah bukan lagi jamannya aparat penegak hukum mencari-cari kesalahan. “Jadi, kalau bapak dan ibu tidak melakukan kesalahan, tentu tidak perlu risih bertemu dengan kami di kejaksaan,” imbuh Zubair.

Kapolres Lutim, AKBP Silvester MM Simamora ikut mengapresiasi program berkantor yang dilakukan Bupati Budiman, dengan mengajak kepala OPD untuk menyapa desa-desa. Menurutnya, program tersebut salah satu terobosan Bupati Lutim untuk melihat langsung progres pembangunan di desa, termasuk evaluasi langsung pelaksanaan berbagai program di desa-desa. “Tentu saja, sebagai bagian dari Forkominda, kami (Polres) siap berkolaborasi,” katanya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Hj. Sufriaty Budiman yang ikut mendampingi Bupati Budiman ke Burau, menyempatkan waktunya menyambangi empat Taman Kanak-Kanak (TK) di Burau. Dia didampingi Wakil Ketua Bunda Paud, Muslimin, Sekretaris Pokja Bunda Paud, Masrura, Bendahara, Rahmawati, termasuk Ketua Pendidikan Bidang Perencanaan dan Pengembangan Program, Saidah Saleng, serta para jajaran anggota Bunda Paud Lutim.

Kedatangan Bunda PAUD Lutim ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan sarana dan prasarana (Sarpras) TK yang merupakan kebutuhan mendasar bagi anak-anak usia dini tersebut. Adapun keempat TK yang dikunjungi meliputi TK Pembina di Desa Burau, TK Mulia di Desa Lumbewe, TK Istiqomah dan TK Pertiwi di Desa Jalajja.

Kehadiran Bunda Paud ini disambut hangat dengan bucket bunga dari salah satu murid TK, Jumat (22/1/2022) lalu. Pada kesempatan ini, Bunda Paud, Hj. Sufriyati menekankan agar anak-anak saat berinteraksi di ruang kelas diajarkan untuk saling berbagi dengan sesamanya. “Jadi jika ada murid yang tidak membawa makanan dari rumah, mereka bisa diajarkan untuk saling berbagi kepada temannya,” pesannya

Dia juga menyampaikan bahwa anak jangan sepenuhnya diserahkan kepada guru, tetapi peran yang paling penting adalah orang tua di rumah. “Karena perilaku anak-anak adalah cerminan apa yang dilakukan oleh orang tuanya di rumah,” imbuhnya.

Sementara kepada tenaga-tenaga pengajar TK, Ketua TP PKK Lutim ini berharap agar fasilitas bermain anak yang sudah tidak layak digunakan, segera dipindahkan. Selain itu, ia menghimbau agar tetap menjaga kesehatan anak-anak dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah, sembari diajarkan mengaji dan membaca iqra.

Dalam kunjungannya tersebut, Bunda Paud menyapa seluruh anak-anak dengan memasuki ruang kelas masing-masing murid, serta menyempatkan mengajak untuk membaca doa bersama serta menebak warna dan hewan. (rah)

ADVERTISEMENT