Lutim Kembali Pamerkan Produk Lada Lutim di TEI 2019

143
Lada Luwu Timur (Lalutim) kembali hadir di Trade Expo Indonesia (TEI) yang digelar kembali oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Stand Lalutim berada di Hall 8-49 Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) Tangerang, Jawa Barat mulai dari tanggal 16-20 Oktober 20

MALILI–Lada Luwu Timur (Lalutim) kembali hadir di Trade Expo Indonesia (TEI) yang digelar kembali oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Stand Lalutim berada di Hall 8-49 Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) Tangerang, Jawa Barat mulai dari tanggal 16-20 Oktober 2019.

Selain Lalutim, TEI ke-34 tahun 2019 ini diikuti oleh 1.100 pelaku usaha lainnya se Indonesia. TEI 2019 dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019).

Dalam sambutannya, Wapres JK mengingatkan kepada seluruh pengusaha Indonesia untuk menjaga kepercayaan dan menjual produk yang baik. “Saat ini terjadi perang dagang antara Amerika dan China. Maka kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menjaga perdamaian dan kemakmuran. Serta penggunaan teknologi guna mendukung daya saing secara tepat, akurat dan terpercaya.

“Tanpa perdamaian, tak mungkin kita berdagang. Perdagangan dapat meningkatkan produktivitas. Pada dasarnya perdagangan memberikan lapangan kerja yang besar,” jelas Wapres JK.

Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H. Budiman menyampaikan bahwa, keikutsertaan Lalutim merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkenalkan Lada Luwu Timur secara nasional bahkan mendunia.

“Kita berharap bahwa Lada Luwu Timur mendapatkan tempat di hati para pembeli-pembeli rempah dari dalam dan luar negeri. Alhamdulillah, selesai pembukaan oleh Wapres JK, stand Luwu Timur telah ramai dikunjungi. Termasuk pengunjung mancanegara yang tertarik akan lada yakni Malaysia, Arab saudi, India dan Turki. Dari hasil pemantauan kami, hanya stand Luwu Timur yang membawa produk lada,” jelas Budiman.

Pada kesempatan yang sama, Wapres JK juga menyerahkan penghargaan Priamaniarta dan Primaduta kepada 26 perusahaan yang sukses menyelenggarakan ekspor secara berkesinambungan dan pembeli atau buyer perusahaan asing yang konsisten membeli produk Indonesia.

TEI ke-34 ini menargetkan transaksi senilai US$41,72 miliar. Naik 15 persen dari target TEI-33 Tahun 2018 senilai US$1,5 miliar. Adapun realisasi TEI ke-33 tahun 2018 sebesar US$1,45 miliar. Selain itu, TEI 2018 tercatat transaksi investasi senilai US$5,55 miliar, transaksi jasa US$1,31 miliar, dan transaksi pariwisata US$170,5 juta. Dengan total transaksi yang dibubukan sebesar US$8,489 miliar. ((*/hms)