Lestarikan Bahasa Daerah, Walikota Palopo Rapat dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek

54
Rapat Koordinasi Pemkot Palopo dengan Kemendikbud ristek secara virtual. (Dok. Pemkot Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO – Walikota Palopo, HM Judas Amir mengikuti rapat pembahasan naskah kerjasama antara Pemerintah Kota Palopo dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Rapat secara virtual via Zooom itu diikuti walikota di ruang kerjanya, Lantai III kantor walikota, Jum’at 22 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

Sekretaris Badan Bengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Mukhsin, saat membuka pertemuan tersebut mengungkapkan terimakasih kepada pemerintah kota Palopo atas dukungannya.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan kami tindaklanjuti apa yang menjadi harapan pemerintah kota palopo,” ungkap Hafidz Mukhsin.

Sementara itu, Judas Amir mengungkapkan bahwa Pemkot Palopo sangat berterimakasih kepada badan pengembangan bahasa atas perhatian terhadap bahasa daerah di tanah luwu.

Sekaitan dengan hal tersebut, lanjut Judas Amir, Tanah Luwu sampai saat ini belum punya bahasa daerah yang resmi, sementara hampir di semua Kabupaten yang ada disekitar tanah luwu semua punya bahasa daerah masing-masing, antara lain toraja, pamona dan lain sebagainya.

“Kami belum mempunyai bahasa induk khusus untuk tanah Luwu. Kami siap unuk mengikuti petunjuk dan arahan, kami siap dibimbing agar kami bisa sampai pada apa yang kita harapkan bersama. Sebagai kerajaan tertua di Sulsel kami sangat berharap hal itu bisa tercapai,” ungkap walikota.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulsel, Yani Prayono, menyampaikan bahwa Pembinaan dan perlindungan bahasa daerah harus menjadi penekanan poin penting.

Hadir mendampingi Walikota pada pertemuan itu, Asisten I, Kepala Balitbangda kota palopo, Andi Enceng, Sekretari s disdik palopo,  Kabag. Kerjasama, Kabag hukum, dan sekertaris dinas Kebudayaan. (***)

ADVERTISEMENT