Lumbung Pangan Masyarakat Desa Senga Selatan Luwu Diresmikan Bupati, Zainal Said : Jamin Kecukupan Pangan, Tingkatkan Modal

113
Dinas Ketahanan Pangan meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (20/12/2021). (Foto : Rahmat Seruya)
ADVERTISEMENT

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Ketahanan Pangan meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (20/12/2021). Peresmian lumbung pangan tersebut berdasarkan dokumen anggaran satuan kerja perangkat daerah Tahun Anggaran 2021. Peresmian itu ditandai dengan gunting pita Bupati Luwu, H Basmin Mattayang.

Basmin mengatakan lumbung pangan ini adalah milik masyarakat Desa Senga Selatan. Harus membesarkan masyarakat. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Sasaran yang disisir yakni para petani. Keberadan lumbang pangan dilengkapi gudang dan pabrik dapat memproduksi 1,8 ton beras perjam yang dikelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Senga Selatan.

“Kita berharap nantinya para petani tidak lagi menjual padi ke rentenir atau tengkulak. Tetapi dibawa kesini dipabrik jadi beras dijual dan dapat keuntungan yang lebih besar. Sistemnya tanam sendri, petik lalu dikelola disini bersama-sama maka dapat meningkatkan kesejahterahan masyarakat,” ucapnya.

Basmin menambahkan di Desa Selatan terdapat kurang lebih 800 hektar sawah. Bila kerjasama dengan baik hasilnya dikelola langsung disini maka berdampak pada masyakarat dan pemberdayaan tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Luwu, H Zainal Said dalam sambutannya mengatakan tujuan pengembangan lumbung pangan yakni, meningkatkan volume cadangan pangan kelompok guna menjamin akses dan kecukupan pangan serta meningkatkan modal kelompok ekonomi produktif di bidang pangan.

“Bantuan lumbung pangan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dialokasikan Gabungan Kelompo Tani (Gapoktan) Mappedeceng dan gapoktan sipatuo sipatokkong dikelola secara swadaya para gapoktan,” kata Zainal.

Hal sedana juga dikatakan, Kepala Desa Senga Selatan, Muhammad Arfan Basmin. Ia mengatakan kami hibahkan lahan untuk lokasi pabrik. Dikelolah secara berkelanjutan. Masyarakat bawa gabah kesini dikelolah oleh gapoktan bentuk beras diambil Bumdes diproduksi sebagai beras lokal Desa Senga Selatan. (mat/liq)

ADVERTISEMENT