Makna Hari Pahlawan Bagi Bupati Luwu Timur, H Budiman : Simbol Perlawanan Kezaliman dan Ketidakadilan

41
Bupati Luwu Timur, H Budiman
ADVERTISEMENT

TANGAN mengepal adalah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan, perlawanan terhadap kezaliman, dan perlawanan terhadap para penjajah.

Kata itu yang dilontarkan Bupati Luwu Timur, H. Budiman dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional yang diperingati tiap tahunnya yang bertepatan 10 November. Mengenang Hari Pahlawan Nasional, Budiman kembali mengingatkan sejarah perlawanan arek-arek Suroboyo dengan bambu runcing.

ADVERTISEMENT

“Hanya dengan bambu runcing dan semangat perlawanan itulah arek-arek Suroboyo berhasil mengusir tentara sekutu pada pertempuran Surabaya 10 November 1945” kata Budiman mengingatkan sejarah perlawanan 10 November, Rabu (9/11/2022).

Dengan adanya peristiwa itu, kata Budiman akan dikenang setiap tahunya dalam dalam peringatan hari Pahlawan Nasional. Dengan tujuan dan harapan agar generasi penerus mengingat kembali peristiwa itu.

ADVERTISEMENT

“Hari ini, peristiwa itu kita kenang kembali sebagai peristiwa bersejarah yang membuat seluruh generasi penerus bangsa ini tetap bisa menghirup udara kemerdekaan sampai saat ini,” ungkap orang nomor 1 di Luwu Timur itu.

Budiman mengatakan makna hari pahlawan mengajarkan keteladanan bagi rakyat Indonesia dengan meneladani nilai kepahlawanan seperti pantang menyerah, kejujuran, kegigihan dan semangat perjuangan.

ADVERTISEMENT

“Masyarakat juga bisa mempertahankan kemerdekaan dengan belajar yang tekun atau meraih prestasi di bidang yang diminati. Dengan memperingati Hari Pahlawan, kita mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” himbaunya. Dengan momentum ini pula Budiman juga menyampaikan selamat hari Pahlawan Nasional, pahlawanku teladanku.

“Saya bupati Luwu Timur, H Budiman mengucapkan selamat hari Pahlawan Nasional 10 November 2022. Semangat perlawanan para Kusuma bangsa mengusir penjajah di masa itu harus terus menyala hingga saat ini. Kita warisi apinya bukan abunya, pahlawanku teladanku,” pungkasnya. (rah)

ADVERTISEMENT