Masuk Dalam 5 Kabupaten Terbaik Penanganan Stunting, BKKBN Sulsel Puji Pemkab Luwu Utara

34
Terbaik Penanganan Stunting, BKKBN Sulsel Puji Pemkab Luwu Utara. (Foto : Dok. Pemkab Luwu Utara)
ADVERTISEMENT

LUTRA — Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur mendampingi ikut Pendampingan Tim Audit Kasus Stunting Pusat atau provinsi dalam proses identifikasi dan seleksi kasus. Kegiatan itu berlangsung di Aula Hotel Bukit Indah Masamba, Selasa (13/9/2022).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi status stunting dengan data yang tersedia. Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Dinas BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Ikhsan mengatakan pemerintah telah menetapkan stunting ini sebagai prioritas dalam pembangunan.

ADVERTISEMENT

“Khusus untuk di Luwu Utara terkait dengan penanganan stunting kita lihat di lapangan, Alhamdulilah progres pencapaiaannya sudah baik,” kata Ikhsan.

Dia menjelaskan Dari data yang ada, pemerintah berupaya untuk menekan laju resiko terkena stunting.

“Alhamdulillah Luwu utara termasuk tercepat yang sudah 100 persen baik desa maupun kabupaten dalam pembentukan Tim Percepatan penurunan Stunting (PPS). Kami berharap datanya sudah tersedia yang akan kita olah setelah itu diidentifikasi dan akan muncul seleksi kemudian akan dilakukan desiminasi di tingkat kabupaten, selanjutnya kita akan melakukan edukasi bagi keluarga yang yang beresiko terkena Stunting,” jelasnya.

“Luwu Utara termasuk dari 5 kabupatan yang saya lihat yang terbaik dalam penanganan Stunting,” sambungnya.

Sementara itu, Suaib Mansur mengatakan Tujuan utama audit adalah menemukan masalah kemudian menyelesaikan masalah yang ditemukan. Dengan begitu, masalah tersebut tidak terulang dan menemukan solusi.

Mantan Kadis PUPR Luwu Utara itu mengatakan, ada refleksi dari semua yang akan dilakukan. Dengan begitu, tim tidak mengulang kesalahan yang sama.

“Saya mengapresiasi ini. Karena kita ketahui penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, sebab stunting butuh perhatian dari kita semua sebagai penanganan sensitif dan butuh kolaborasi terus menerus. Nanti ada rekomendasi yang kita temukan dan Kita harapkan tindak lanjutnya,” kata Suaib.

“Audit stunting ini adalah siklus dari kerja kita yang harus kita lakukan. Apresiasi dan terimakasih kepada kita semua, ini tidak lepas dari kerja keras kita semua,” pungkasnya. (rls)

ADVERTISEMENT