Mau Daftar CPNS dan PPPK di Luwu Utara, Cek Kuota dan Formasinya di SINI

841
Kepala BKPSDM Lutra, Mursalim Ramli
ADVERTISEMENT

MASAMBA–Pemerintah Pusat kembali akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021. Jika tidak ada kendala, pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 akan dimulai tanggal 31 Mei 2021 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu Utara, Nursalim Ramli mengatakan, sesuai dengan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB),Luwu Utara mendapat 439 formasi CPNS dan PPPK tahun ini.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 439 formasi tersebut terdiri dari tenaga guru 234 formasi, tenaga kesehatan 146, dan tenaga teknis 59 formasi.

“Untuk formasi tenaga guru semuanya PPPK, kalau tenaga kesehatan rinciannya 119 CPNS dan 27 PPPK, sementara untuk penerimaan tenaga teknis akan diperuntukkan di seluruh SKPD,” terang Nursalim di ruang kerjanya, Senin (24/5).

Nursalim menyebutkan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengusulkan 527 kebutuhan pengawai namun hanya mendapat kuota 439.

“Ada beberapa yang tidak kita usulkan tapi turun, mungkin datanya di ambil dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan, tapi pada dasarnya yang terbuka saat ini memang kita butuhkan. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah penerimaan CPNS di Luwu Utara kita dapat formasi tenaga kesehatan paling banyak tahun ini,” ucap Nursalim.

Lebih lanjut Nursalim menjelaskan, mengenai formasi tenaga guru yang semuanya PPPK merupakan kebijakan pusat dan sudah menjadi kewenangan KEMENPAN-RB.

“Kita tidak bisa batalkan, itu sudah keputusan pusat kita dapatnya begitu yah kita ikuti,” sambungnya.

Diketahui, kuota penerimaan ASN secara keseluruhan di Luwu Utara 2021 termasuk sedikit, hanya saja untuk kuota CPNS terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan kuota CPNS Kota Palopo yang hanya 60 formasi.

“Kuota kita termasuk sedikit, cuma CPNS kita tinggi, karena Palopo untuk CPNS hanya 60 PPPK-nya yang banyak,” tutup Nursalim. (***)

ADVERTISEMENT