Nasdem Sulsel Kerahkan Sejumlah Alat Berat ke Rampi, Bupati Lutra: Terima Kasih Pak RMS

336
Indah Putri Indriani
ADVERTISEMENT

MASAMBA–Bupati Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani, mengapresiasi Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu (RMS), dan jajaran Partai Nasdem di Sulsel, yang peduli permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat Rampi, hingga mengirimkan sejumlah alat berat untuk memperbaiki akses jalan di Rampi.

“Sebagai Bupati Lutra, saya sangat bersyukur dan berterima kasih jika ada pihak yang peduli dan membantu membenahi kondisi jalan di Rampi. Termasuk Partai Nasdem yang telah mengirimkan sejumlah alat berat untuk membantu perbaikan dan pembenahan jalan di Rampi, terkhusus Pak RMS, terimakasih,” kata Indah Putri Indriani yang akrab disapa IDP, menanggapi adanya pengiriman sejumlah alat berat milik Partai Nasdem ke Rampi, Senin (17/5/2022).

Diketahui, DPW Partai NasDem Sulsel memobilisasi sejumlah alat berat, seperti 6 unit excavator, 2 unit dozer, 1 unit vibro, 1 unit loader, dan 8 unit dump truk ke Rampi. Alat berat yang diberangkatkan dari Kabupaten Pinrang itu telah melintasi wilayah Lutra, Senin (17/5/2022) kemarin.

DPW Partai Nasdem Sulsel di bawah komando Rusdi Masse Mappasessu (RMS) merespon aspirasi warga Kecamatan Rampi tentang kondisi jalan yang rusak parah. Persoalan jalan yang dikeluhkan warga Rampi tengah menjadi polemik dan ramai menjadi pembicaraan. Warga setempat yang kecewa jalan tak kunjung diperbaiki bahkan sampai melontarkan wacana agar Rampi dipindahkan jadi wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

ADVERTISEMENT

NasDem merespon dengan menurunkan sejumlah alat berat, antara lain, 6 unit eksapator, 2 unit dozer, 1 unit Vibro, 1 unit Loader, dan 8 unit truck. Alat berat itu dikerahkan untuk memperbaiki akses jalan dari Masamba, ibu kota Lutra, ke Rampi. Tak sampai di situ, selain Rusdi Masse akan menurunkan alat berat, kader NasDem Se-Sulsel juga membuka donasi secara internal untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) selama di sana. Termasuk sembako untuk warga di Rampi, Luwu Utara.

Nah, Indah sangat merespon bantuan alat berat Partai Nasdem tersebut ke Rampi. Menurut Indah, Pemkab Lutra dibawah pemerintahannya, sejak tahun 2015 lalu telah merintis jalan ke Rampi. Bahkan telah melakukan pembukaan jalan hingga ke Tedeboe, desa yang terletak paling ujung di kecamatan Rampi. “Pada Agustus 2021 lalu, Pemkab Lutra telah merampungkan pembukaan akses jalan antar desa di Kecamatan Rampi dengan posisi alat berat tiba di Desa Tedeboe,” katanya.

Namun dalam proses pembangunan jalan di Rampi, banyak kendala dihadapi, salah satunya tekstur tanah yang sangat labil dan berpasir sehingga sering terjadi longsoran. “Pemerintah daerah tak pernah berhenti memikirkan akses jalan ke Rampi, kami segera menuntaskan design untuk penguatan jalan dan tebing,” katanya.

Dikatakan Indah, pihaknya sangat realistis dengan pembukaan jalur di Kecamatan Rampi. Tantangan terberatnya adalah kondisi medan di jalur tersebut. “Sangat sulit, bukan susah sekali. Secara topografi memang butuh effort yang sangat besar, biaya yang tidak sedikit,” kata Indah lagi.

Menurutnya, pengerjaan infrastruktur jalan di Rampi tidak begitu saja bisa dilakukan. Apalagi mengingat topografi wilayah di Rampi yang merupakan area pegunungan. “Sekali lagi kita harus realistis lihat kondisi jalan, kondisi wilayah. Karena ini tidak semudah kita berbicara di atas, berbicara seperti itu, atau menulis di atas kertas,” terangnya.

Indah mengaku sudah beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Rampi. Dia bahkan siap mengajak jika ada yang ingin melihat langsung kondisi medan jalan di Rampi. “Saya ajaklah kalau ada kawan-kawan. Saya rajin ji kunjungan kerja, kalau ada yang mau dampingi saya boleh untuk lihat medannya. Makanya, saya sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang membantu perbaikan dan pembenahan jalan di sana (Rampi),” imbuhnya.

Meski terkendala akses jalan ke Rampi buruk, Indah memastikan pelayanan dasar terhadap warga Rampi terpenuhi. Pemkab Lutra sudah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. “Kita pastikan bahwa pelayanan pemerintahan, khususnya pelayanan dasar tetap berlangsung, kesehatan, pendidikan, itu kami pastikan berlangsung,” tegas Indah.

Indah mengatakan warga Rampi tidak perlu khawatir dengan kondisi yang dialami saat ini. Sebab Pemkab Lutra secara konsisten akan terus memberikan perhatian kepada warga di Rampi. “Yang paling penting adalah, warga Rampi tidak usah khawatir. Bahwa pelayanan dasar kan secara konsisten pemerintah daerah terus berikan,” bebernya.

Hingga saat ini, Indah juga mengungkapkan sudah ada beberapa bangunan yang dihadirkan di Rampi. Mulai dari puskesmas hingga sekolah yang representatif. “Bahkan ada juga kemarin dibangun oleh melalui program Kementerian PUPR pendidikan yang anggarannya tidak sedikit. Miliaran,” sebutnya.

Terkait warga yang hendak pindah ke Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Indah menyebut itu bukanlah solusi yang diharapkan. Warga Rampi juga diakuinya mengetahui persis seperti apa tantangan membangun di wilayahnya. “Menurut saya, solusi pindah itu bukan solusi untuk mengatasi masalah di Rampi. Memindahkan Rampi ke kabupaten lain, atau ke provinsi lain, saya kira itu bukan solusi,” terangnya.

Terlebih, untuk pindah ke wilayah lain mesti ada jaminan terlebih dahulu dari daerah yang akan dituju. Sebab, tantangan yang akan didapatkan ketika pindah disebutnya kurang lebih sama. “Apa sudah ada jaminan ketika dia sudah pindah? Kan belum ada jaminan bahwa ketika pindah ke daerah lain, maka otomatis daerah ini akan lebih cepat misalnya penanganannya. Karena tantangannya kurang lebih sama,” pungkasnya. (***)

ADVERTISEMENT