Pembangunan Jalan ke Latimojong Telan Anggaran Rp24 Miliar, Bupati Luwu: Harga Pangan Bisa Ditingkatkan

513
ADVERTISEMENT

BELOPA–Pembangunan jalan ke Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang sudah terealisasi dianggap mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, utamanya para petani kopi dan beberapa hasil pertanian lainnya.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Ditemui di ruangannya, Senin (12/10/20), Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang mengimbau kepada pengguna jalan untuk menjaga dan tidak merusak demi kepentingan umum, utamanya pinggir jalan yang akan mengakibatkan longsor.

“Insya Allah, harga pangan dari Latimojong akan lebih tinggi karena masyarakat dari dulu memang membawa kopi ke Toraja dari pada Belopa karena lebih jauh ke Belopa, dengan adanya jalan ini, masyarakat Latimojong lebih mudah melalui jalan darat ke sana dan harga pangan bisa lebih terjangkau,” ujarnya.

Jarak dari Belopa ke Latimojong kurang lebih 25 Km dan menelan anggaran Rp24 Milyar, dengan bantuan anggaran dari bapak Gubernur. Tentunya Bupati melalui banyak proses untuk bisa mencapai itu semua, tambah Basmin.

ADVERTISEMENT

“Saya menghadap Bapak Gubernur dengan permintaan jalanan Belopa ke Latimojong tolong diperhatikan kemudian diakomodir. Kemudian Bupati Luwu mengambil kesimpulan anggaran tersebut dipusatkan ke Latimojong agar masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkap Bupati Luwu.

Adanya tiga potensi di sana sehingga jalan diperhatikan. Potensi pertama kopi, cengkeh, wisata lokal yang bisa diangkat menjadi wisata nasional, kata Basmin Mattayang.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Kalau dulu masyarakat Latimojong yang mau ke Belopa membawa bekal dan tinggal di Belopa besok lagi baru balik, begitupun warga Belopa yang mau ke Latimojong karena kondisi jalan yang sangat tidak menjanjikan,” pungkasnya. (mita)

ADVERTISEMENT