Pencarian Dua Korban Perahu Tenggelam di Danau Towuti Kembali Dilanjutkan, Begini Hasilnya

171
ADVERTISEMENT

LUTIM—Proses pencarian 2 korban hilang akibat perahu tenggelam di Danau Towuti, Minggu (06/06/2021) malam lalu, kembali dilanjutkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, Muh Zabur mengatakan Untuk memaksimalkan pencarian, BPBD Lutim menerjunkan 1 regu Tim Reaksi Cepat (TRC) dan tim Basarnas unit siaga serta dibantu tim relawan lainnya.

ADVERTISEMENT

“Ada 4 perahu karet beserta 1 regu TRC BPBD Lutim dan Basarnas diterjunkan guna memaksimalkan proses pencarian,” demikian diungkapkan Muh Zabur kepada awak media, Senin, 7 Juni 2021.

Masih kata Muh Zabur, dalam peristiwa naas itu, sebanyak 5 orang dikabarkan ikut tenggelam, tiga diantaranya selamat, sementara dua lainnya dalam tahap pencarian.

ADVERTISEMENT

Diketahui adapun korban yang masih belum ditemukan yakni Islahudin (69) dan Ishar (35). Keduanya merupakan warga Desa Loeha, Towuti.

Sementara itu, adapun kronologi dalam insiden tersebut, bermula saat para korban menghadiri acara duka di Mahalona, saat hendak kembali ke Loeha melalui pelabuhan lama di Mahalona (pelabuhan Loppe).

ADVERTISEMENT

Para korban menggunakan dua perahu terdiri dari sembilan orang, namun naas, satu perahu yang ditumpangi 5 orang tenggelam sementara satu perahu lainnya selamat dan memberi kabar ke warga.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari Kepala Desa Loeha, Kabupaten Luwu Timur bernama Salim. Laporan diterima pukul 22.15 Wita.

“Bapak Salim, Kepala Desa Loeha yang melaporkan bahwa pukul 19.00 Wita satu buah longboat dengan POB (person on board) lima orang terbalik dan tenggelam di Danau Towuti, tiga orang telah ditemukan selamat dan dua orang belum ditemukan,” kata Aris, melansir ANTARA, Senin, 7 Juni 2021.

Ia menyampaikan, pencarian masih dilakukan oleh pihak terkait dan masyarakat setempat.

Dia menerangkan, pukul 22.30 Wita Tim Rescue Unit Siaga SAR Sorowako diberangkatkan bersama Tim Reaksi Cepat BPBD Luwu Timur menuju lokasi kejadian kecelakaan untuk memberikan bantuan SAR.

Dia menyebut, jarak tempuh dari Unit Siaga SAR Sorowako ke Pelabuhan Tinampo sekitar 47 km. Sedangkan, jarak tempuh di air dari Pelabuhan Tinampo menuju perkiraan lokasi kejadian sekitar 12 km.

“Kronologi kejadian, pada pukul 16.00 Wita sebuah longboat dengan POB lima orang bertolak dari Desa Mahalona menuju Desa Loeha, saat diperjalanan di Danau Towuti sekitar pukul 19.00 Wita longboat terbalik dan tenggelam,” jelas Aris.

(*)

ADVERTISEMENT