Peringati HGN, Siswa SMP 1 Palopo Beri Kejutan ke Guru

859
ADVERTISEMENT

PALOPO – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap 25 Nopember menjadi momentum tersendiri bagi para siswa dan guru di SMP Negeri 1 kota Palopo. Tak seperti biasanya, mereka merayakan hari guru nasional dengan berbagi dan berganti peran sebagai petugas upacara bendera.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

Pengerek bendera sekolah pada saat upacara dilakukan oleh guru-guru di sekolah tersebut, sementara sebagian siswa menggantikan peran guru dan menjadi peserta upacara.

ADVERTISEMENT

Selain itu, para pelajar juga memberikan atraksi hiburan yang dilakukan oleh pelajar Pramuka di sekolah tersebut untuk menghibur guru mereka, seperti menyanyikan lagu pahlawan tanpa tanda jasa, dan atraksi seni.

Selain di halaman sekolah, peringatan hari guru berlanjut dilakukan oleh para siswa di dalam ruang kelas tempat belajar. Suasana pun tak seperti biasanya yang akrab dan saling berbagi. Ruang kelas dihias dengan warna warni dan bertabur ucapan selamat hari guru.

ADVERTISEMENT

Mereka memberi ucapan dan berbagi kebahagiaan kepada gurunya. Nuansa kekerabatan antara guru dan siswa tergambar dengan meniup lilin pada kue ulang tahun sebagai kado kepada guru mereka. Itu wujud rasa suka cita antar siswa dan guru dengan mengucapkan terima kasih atas bimbingannya selama ini.

“Selamat Hari Guru buat guruku tersayang, semoga diberi umur panjang dan tak bosan-bosannya mengajar kami, semoga kami semua bisa sukses,” kata Djenar Herlambang, siswa kelas 9, Senin (26/11/2018).

Menurut salah seorang guru kelas 9 SMP 1 Palopo, Suarnita mengatakan bahwa diera milenial saat ini guru memiliki tantangan dalam memberikan bimbingan kepada siswa dan harus menguasai perkembangan teknologi digital dan mengarahkan siswa untuk berbuat positif.

“Di era milenial dengan perkembangan arus informasi yang begitu cepat dan adanya konten-konten yang bisa merusak siswa, dibutuhkan cara untuk menghadapi siswa dalam penggunaan teknologi android perlu memberikan bimbingan supaya menggunakan HP android yang positif,” ujarnya. (liq)

ADVERTISEMENT