Peringati Sumpah Pemuda, Warga Palopo Bersihkan Pelabuhan Tanjung Ringgit

542
ADVERTISEMENT

PALOPO – Setiap peringatan hari sumpah pemuda, organisasi kepemudaan selalu memeriahkannya dengan berbagai kegiatan positif. Salah satunya membersihkan bibir pantai dari sampah. Seperti yang dilakukan Komunitas Bakau Kota Palopo, Minggu (28/10) pagi.

Dihari Sumpah Pemuda ini, mereka melakukan membersihkan sampah plastik yang menumpuk di pelabuhan Tanjung Ringgit dan tempat Pendaratan Ikan.

Sampah plastik dari limbah rumah tangga dan pengunjung, dikumpulkan dalam karung untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah.

Koordinator aksi, Muhammad Aris Farma mengatakan bahwa berkaitan dengan hari sumpah pemuda, hal ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda bahwa mereka mempunyai kepedulian yang cukup tinggi terhadap lingkungan. Hal ini juga menjadi ajang sosialisasi kepada warga tentang pentingnya menjaga pesisir pantai dari sampah, terutama sampah plastik yang dapat mengganggu kesehatan dan pemandangan.

ADVERTISEMENT

“Tumpukan sampah plastik dari hari ke hari semakin sulit untuk dikendalikan, sehingga mereka memulai untuk melakukan pengendalian sampah anorganik khususnya sampah plastik terutama di area pelabuhan Tanjung Ringgit dan TPI kota Palopo,” kata Aris.

Kata dia, tumpukan sampah di sepanjang pesisir pantai kota Palopo membutuhkan perhatian dari segenap pihak, sehingga dibutuhkan aksi nyata dalam melakukan perbaikan lingkungan pesisir pantai.

ADVERTISEMENT

“Dengan aksi-aksi seperti ini merupakan ajang edukasi terhadap masyarakat untuk bisa peduli untuk membebaskan sampah-sampah plastik dari perairan supaya kita tahu bahwa sampah ini selain mencemari laut juga akan merusak ekosistem pantai,” ucapnya.

Aksi bersih pantai menurutnya akan terus dilakukan kedepan. Mereka akan melakukan aksi lanjutan seperti penanaman bakau dan pembebasan perairan pantai dari tumpukan sampah.

“Aksi selanjutnya akan kami tindak lanjuti dengan menanam mangrove di beberapa titik di pesisir pantai kota Palopo, dimana mangrove ini memiliki banyak fungsi dan manfaat,” ujarnya.

Sementara itu peserta aksi, Khaerul Takdir mengatakan bahwa dalam mengisi hari Sumpah Pemuda, salah satu aksi nyata yang bisa dilakukan pemuda adalah dengan melakukan aksi bersih yang dimulai dari diri sendiri.

“Minimal bisa dilakukan dengan beberapa cara misalnya dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu, kemudian mengajak yang lain untuk ikut serta dalam melestarikan lingkungan,” tuturnya. (liq)

ADVERTISEMENT