Perpisahan Guru yang Pensiun, Kepala SMPN 5 Palopo : Jangan Putus Hubungan Kekeluargaan

150
Salah seorang guru SMPN 5 Palopo memasuki masa purnabakti atau pensiun. Sebagai bentuk kebersamaan, SMPN 5 Palopo mengadakan acara perpisahan di ruang guru, Jumat (03/02/2023). (Foto : Michael Gani)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Salah seorang guru SMPN 5 Palopo memasuki masa purnabakti atau pensiun. Sebagai bentuk kebersamaan, SMPN 5 Palopo mengadakan acara perpisahan di ruang guru, Jumat (03/02/2023).

Guru yang memasuki masa pensiun tersebut adalah Mandi Bangun yang kurang lebih 30 tahun mengabdikan dirinya mengajar di SMPN 5 Palopo sebagai guru Penjaskes atau guru olahraga. Dalam acara sederhana tersebut, Mandi Bangun membagikan pengalaman dan kesan selama mengajar di SMPN 5 Palopo.

ADVERTISEMENT

“Banyak suka duka yang telah saya lalu bersama dengan keluarga besar SMPN 5 Palopo, saya sudah sangat menyatu dengan SMPN 5 karena sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah ini,” ungkapnya. Dia pun berharap SMPN 5 Palopo dapat semakin meningkatkan mutu agar menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Palopo, Wagiran mengungkapkan bahwa kegiatan sederhana ini merupakan tradisi turun-temurun di SMPN 5 Palopo setiap ada guru yang memasuki masa purnabakti, yang merupakan bentuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang erat karena sudah puluhan tahun mengabdi sebagai tenaga pendidik di SMPN 5 Palopo.

“Kami memberi penghargaan berupa cinderamata kepada guru yang pensiun sebagai bentuk terimakasih dan kenangan karena telah mengangkat mutu pendidikan disekolah ini,” kata Wagiran.

Selain guru SMPN 5 Palopo yang memasuki usia pensiun, dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Bina Dinas Pendidikan Kota Palopo Sariana, yang juga memasukan Usia Pensiun. Sehingga SMPN 5 Palopo merangkaikan acara perpisahan guru dengan perpisahan pengawas bina SMPN 5 Palopo.

Wagiran pun berharap melalui perpisahan ini, hubungan kekeluargaan sebagai tenaga pendidik tetap terjalin dengan baik. (mic)

ADVERTISEMENT