PPNI Lutim Gelar Seminar Kesehatan Nasional

504
ADVERTISEMENT

LUTIM – Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengapresiasi peran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dalam membantu Pemerintah daerah dalam pengembangan SDM para tenaga perawat di Kabupaten Luwu Timur.

Apresiasi ini disampaikan Husler dihadapan ratusan perawat se-Luwu Timur ketika menghadiri dan membuka kegiatan seminar kesehatan nasional yang digelar oleh PPNI yang dirangkaikan dengan Peringatan hari ulang tahun PPNI ke-45, pekan lalu, di Gedung Simpurusiang Malili.

Dalam sambutannya, Husler memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Seminar Keperawatan Nasional.

Ia menilai sektor kesehatan, masih memerlukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya peningkatan itu bisa dari fasilitas medik yang memadai, namun yang terpenting yakni kualitas sumber daya manusia yang prima.

ADVERTISEMENT

“Itulah mengapa saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seminar keperawatan yang digagas oleh PPNI, karena sangat membantu Pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan mutu tenaga perawat di Kabupaten Luwu Timur,” jelas Husler.

Lebih lanjut Husler menambahkan bahwa, tenaga perawat sebagai salah satu unsur pembangunan kesehatan terbanyak di Kabupaten Luwu Timur. Olehnya itu, orang nomor satu di Lutim ini berharap agar para perawat selalu siap menghadirkan pelayanan prima dan menjadi pelopor peningkatan kualitas kesehatan di Bumi Batara Guru.

“Tentu perawat dituntut untuk selalu mengedepankan profesionalismenya. Olehnya itu, melalui PPNI, diharapkan menjadi wadah aspirasi segenap komponen kesehatan yang ikut berkontribusi positif dan berperan aktif melahirkan pelayanan kesehatan yang baik di Luwu Timur,” harap Husler.

Husler tak lupa juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada PPNI Kabupaten Luwu Timur. “Atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya dalam meningkatkan derajat kesehatan di Luwu Timur,” kuncinya. (ikp/kominfo)

ADVERTISEMENT