Rakor Kepala Daerah se-Sulsel Bahas Penanganan Covid-19, Palopo Capai Target Vaksinasi Nasional

169
Walikota Palopo, HM Judas Amir menghadiri Rapat koordinasi Pimpinan Daerah dan Forkopimda Sulawesi Selatan (Sulsel). (Dok. Pemkot Palopo)
ADVERTISEMENT

MAKASSAR — Walikota Palopo, HM Judas Amir menghadiri Rapat koordinasi Pimpinan Daerah dan Forkopimda Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegiatan itu berlangsung di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (22/2/2022).

Pertemuan itu juga dihadiri seluruh Kepala Daerah di Sulsel. Dalam rakor tersebut, Judas Amir didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Palopo Wahyudin.

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas penanganan Covid-19. Sebagai daerah yang ikut serius menangani Covid-19, selama ini banyak langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Palopo.

Walikota Palopo, HM Judas Amir mengatakan saat ini pihaknya telah menjalankan beberapa program untuk menangani Covid-19 secara serius.

Salah satunya dengan melakukan evaluasi secara rutin bersama forkopimda, mulai dari penanganan vaksin anak, lansia hingga masyarakat pada umumnya.

Vaksinasi di Kota Palopo dosis satu telah mencapai angka 63,84 persen sedangkan untuk dosis kedua mencapai angka 39,75 persen sehingga telah mencapai target nasional.

“Tentunya hasil pertemuan ini harus diaplikasi didaerah masing-masing. Begitupun Kota Palopo, kita akan selalu berupaya dan berusaha untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19,” tegas Wali Kota Palopo dua periode ini.

Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dr Arman Bausat. Arman menjelaskan saat ini Sulsel memasuki gelombang ketiga penyebaran Covid-19 dengan varian baru bernama Umicron.

Pemprov Sulsel menargetkan sebanyak 7 juta lebih masyarakat harus divaksin.

Namun realisasinya baru sekitar 5 juta masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi. “Untuk itu harapan kami kepada masing-masing kepala daerah memerintahkan seluruh RT/RW agar mendata warganya yang sudah dan yang belum divaksin untuk dilaporkan ke lurah/kades dan ditindaklanjuti di tingkat kecamatan,” paparnya.

Dalam kegiatan ini Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad bersama Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Nana Sudjana mempresentasikan strategi pencegahan Covid-19.

Nana Sudjana menjelaskan, untuk mengurangi peredaran Covid-19 diperlukan keseriusan hingga tingkat paling bawah. Vaksinasi yang dilakukan harus terpadu untuk kesehatan masyarakat.

“Kita juga harus solid dan kerjasama mengatasi masalah vaksinasi. Nilai kebersamaan dan ditunjang dengan kamauan kita bisa masuk target 10 besar penenganan Covid-19 se-Indonesia,” jelasnya.

Hal senada diucapkan Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman. Ia menekankan penanganan Covid-19 harus dilakukan dengan serius.

Bahkan hal tersebut menjadi instruktusi presiden Jokowi. Menurut Andi Sudirman intruksi Presiden untuk menangani Covid-19 sangat serius.

Intruksi itu terkait dengan protokoler kesehatan dan vaksinasi. “Yang perlu diprioritaskan untuk vaksin itu lansia, karena sangat rentan Covid-19. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan vaksinasi sebagai upaya pencegahan Covid-19,” paparnya.

Kegiatan Rakor pimpinan daerah ini juga diikuti, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kepala BIN Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan jajaran Pemprov Sulsel. (rls)

ADVERTISEMENT