Tak Ingin Kedatuan Luwu Tinggal Sejarah, Palopo Bakal Gelar Pekan Budaya Luwu

1733
Kepala Kejaksaan Negeri Palopo, Agus Riyanto. (Foto : Haswan)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo Agus Riyanto, siap mensukseskan pekan budaya Tana Luwu. Rencananya kegiatan itu dilaksanakan pada tanggal 17-23 Januari 2022, di Lapangan Gaspa Kota Palopo.

Agus Riyanto, yang juga merupakan ketua Panitia pelaksana kegiatan tersebut mengatakan Pekan Budaya Tana Luwu, bertujuan untuk melestarikan marwah kedatuan Luwu termasuk potensi dan budaya yang harus diperhatikan Wija To Luwu.

ADVERTISEMENT

“Kita tidak ingin kedatuan Luwu hanya sekedar sejarah sebagaimana yang dialami beberapa kerjaan di Nusantara. Untuk itu, kegiatan seperti ini harus dimaksimalkan agar Kedatuan Luwu tetap eksis,” katanya, Kamis (6/1/2022).

“Sementara Kedatuan Luwu masih ada, kita sebagai Wija To Luwu jangan mengabaikan mari kita lestarikan,” tambahnya.

Selain itu dia juga menyebut kegiatan itu juga bertujuan untuk mendorong kembali gairah ekonomi masyarakat Palopo termasuk Luwu Raya.

“Karena kemarin kondisi Covid-19 dimana ekonomi mengalami drop sehingga kita rangsang kembali,” ujarnya.

Tak hanya itu, di kegiatan tersebut nantinya pelaku UMKM akan dilakukan pameran produk unggulan yang dimiliki 48 Kelurahan yang ada di Kota Palopo. “Nanti kita fasilitasi untuk setiap Kelurahan maksimal lima UMKM, yang menjadi unggulan untuk dipamerkan,” lanjutnya.

Tak hanya itu, dia juga menyebut empat kabupaten di Luwu Raya juga akan memamerkan budaya dan kekayaan yang masing-masing dimiliki termasuk tariannya.

“Belum lagi nanti ada pameran dari Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur, kita juga sediakan stand disitu karena biar bagaimanapun termasuk Wilayah Kedatuan,” ungkapnya.

“Ini juga sebagai rangkaian kita memperingati hari perlawanan Rakyat Luwu,” tandasnya. (hwn/liq)

ADVERTISEMENT