Telat Upacara, Puluhan PNS Luwu Timur Dijemur

857
Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsel, mendapat sanksi berupa dijemur di Halaman Kantor Bupati, Kamis 17 Januari 2019. Para PNS tersebut dijemur karena terlambat mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung pukul 07.30 Wita, yang dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsel, mendapat sanksi berupa dijemur di Halaman Kantor Bupati, Kamis 17 Januari 2019. Para PNS tersebut dijemur karena terlambat mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung pukul 07.30 Wita, yang dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
ADVERTISEMENT

MALILI–Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsel, mendapat sanksi berupa dijemur di Halaman Kantor Bupati, Kamis 17 Januari 2019. Para PNS tersebut dijemur karena terlambat mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung pukul 07.30 Wita, yang dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

“Pak Kasatpol PP saya perintahkan berikan sanksi bagi pegawai yang terlambat dan untuk kepala OPD lainnya, saya minta berikan pembinaan di kantornya masing-masing,” kata Irwan, sesaat sebelum upacara bendera berlangsung.

Pegawai yang terlambat mengikuti upacara itu dari berbagai macam istansi. Sambil dijemur, para PNS kembali diberikan pengarahan agar tidak lagi mengulangi hal serupa.

“Saya ingatkan agar tetap menjaga disiplin dalam segala hal, baik saat masuk kantor, pulang kantor, termasuk disiplin dalam bekerja. Saya tekankan, disiplin, disiplin, disiplin,” tegas Irwan.

ADVERTISEMENT
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Menurut Irwan, keberhasilan pelaksanaan program pelayanan pemerintahan dan pembangunan, salah satunya dimulai dari perilaku disiplin. Itu artinya, semua percepatan pembangunan daerah sangat bergantung dari kualitas SDM pegawai. Olehnya itu, disiplin itu harus dimulai dari kesadaran diri setiap pegawai di Luwu Timur ini.

“Masih banyak orang yang mau jadi pegawai Pemerintah dan siap disiplin, tapi mereka tidak punya kesempatan. Kalian semua yang telah jadi pegawai. Tanamkanlah kesadaran dalam diri untuk mengabdi dan melayani daerah ini dengan penuh disiplin,” kata Irwan.

Selain disiplin, orang nomor dua di jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini juga menekankan soal pentingnya perencanaan. Menurut Irwan, visi misi dan target Pemerintah yang tertuang dalam RPJMD sudah jelas. Ini berarti setiap OPD harus menyusun dengan baik perencanaan lebih awal sehingga tidak menjadi persoalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan program itu harus diawali dari perencanaan. Kalau perencanaan awal saja sudah salah, pasti kedepannya akan salah semua,” tambahnya.

Terakhir, Irwan menyampaikan apresiasinya atas torehan prestasi diraihnya Piala Adipura 2018 yang di serahkan beberapa hari lalu oleh bapak Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Prestasi ini harus dijaga dan dipertahankan. “Mempertahankan itu lebih sulit dari meraih prestasi. Makanya, mari kita tetap jaga titik pantau kita agar lingkungan tetap bersih dan nyaman” kuncinya. (hms/ikp/kominfo)

ADVERTISEMENT