Tersiar Isu Masjid Dekat Pembangunan Kantor DPRD Palopo Bakal Dibongkar, Warga To’Bulung Ngadu ke Komisi I

266
Warga To'bulung mengikuti RDP di DPRD Palopo. (Ayun Seruya)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Komisi I DPRD Palopo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai pembangunan Masjid Al-Musafiirin, Kelurahan Tobulung, Kota Palopo. RDP itu dipimpin Wakil Ketua Komisi I, Baharman Supri, Rabu (5/1/2022).

RDP tersebut dihadiri Ketua Komisi I, Effendi Sarapang, Anggota DPRD Palopo, Aris, Nurhaeni serta pengurus Masjid Al-Musafiirin. Hadir pula Kabid Pertanahan Kota Palopo, Taufik.

Masyarakat sekitar resah dengan adanya isu masjid yang biasa mereka tempati beribadah bakal dibongkar lantaran adanya pembangunan kantor DPRD di daerah tersebut. Untuk itu, pengurus masjid dan warga mengadukan hal ini kepada wakil di parlemen.

Menanggapi hal itu, Baharuddin Supri mengatakan pihaknya telah melihat lokasi Masjid Al-Musafiirin. Dirinya berharap, masjid tersebut tidak dibongkar sebelum masjid baru yang sementara pembangunan dapat digunakan untuk ibadah.

ADVERTISEMENT

“Jumat ini kami akan kembali mengecek lokasi masjid. Kami mengupayakan agar pembangunan masjid yang baru akan selesai bersamaan dengan gedung DPRD yang ada disana,” katanya.

Sementara itu, Afdal, pengurus masjid Al-Musafiirin mengatakan di daerah itu memang sedang berlangsung pembangunan masjid yang baru. Hanya saja, belum dapat digunakan untuk ibadah. Untuk itu, dia bersama warga meminta agar bangunan masjid lama tidak dibongkar dulu sebelum masjid yang baru rampung.

“Pembangunan masjid sudah berjalan, tapi belum rampung. Kami datang untuk mempertanyakan kelanjutan pembangunan masjid tersebut. Masjid itu juga dibangun hasil swadaya masyarakat. Anggarannya mencapai Rp 300 juta,” jelasnya.

“Kami berharap melalui RDP tadi pihak pemerintah memperhatikan betul masjid sebagai tempat ibadah bagi masyarakat disana dan mendengarkan aspirasi kami,” tandasnya. (ayb/liq)

ADVERTISEMENT