Tim Gabungan Sidak Produk tak Gunakan Label Halal

425
Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan, Nurpati.

PALOPO — Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Polres, Satpol PP dan BPOM Palopo akan melakukan pemantauan terkait maraknya produk makanan yang tak menggunakan label halal pada kemasan.

Pemantauan itu akan dilakukan pada Selasa (12/3/2019) di sejumlah ritel modern yang ada di Kota Palopo. Tim gabungan ini akan terbagi dua. Setiap tim diisi instansi yang sudah disebutkan diatas.

Koordinator tim 1, Nurpati yang dikonfirmasi membenarkan adanya kunjungan terkait produk yang tak gunakan label halal baik produk dalam negeri maupun di luar negeri. Nurpati yang tak lain Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan ini menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti surat gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada 19 Februari 2019 lalu.

Surat edaran dengan nomor :510/082/Disdag itu meminta kepada seluruh bupati/walikota se-Sulsel untuk menindaklanjuti maraknya produk tak gunakan label halal. Produk itu ditakutkan berdampak kepada masyarakat jika tidak dilakukan antisipasi secara cepat dan tepat.

“Dalam surat itu, kita diminta melakukan langkah-langkah preventif di masing-masing daerah serta proaktif melakukan pemantauan di lapangan. Salah satu caranya dengan turun ke lapangan memantau. Apakah ada atau tidak,” sebut Nurpati.

Ditanya apakah tim gabungan langsung menarik produk yang tak cantumkan label halal jika ditemukan, Nurpati mengaku baru akan merapatkannya bersama tim sebelum turun ke lapangan. “Kami rapatkan dulu besok (hari ini,red) sebelum ke lapangan. Karena dalam surat edaran gubernur, jika ditemukan di pasaran, untuk segera berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Tidak tertulis untuk langsung menariknya,” jelas Nurapti.

“Bisa saja ada penarikan produk dari pihak Satpol PP. Di sana kan ada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Yang kita pantau ini hanya produk olahan industri,” tambahnya. (asm)