Tim Vaksinasi Luwu Timur Temukan Data Vaksin Luwu, Lutra Hingga Jeneponto Diduga Fiktif

491
Ilustrasi/int
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR – Tim vaksinasi Kabupaten Luwu Timur menemukan beberapa orang yang belum melakukan vaksinasi tetapi ditemukan data di sistem telah menerima vaksinasi di daerah lain.

Dugaan data fiktif itu ditemukan saat warga asal Lutra, Luwu dan Jeneponto mau melakukan vaksin di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

“Kasus ini ditemukan saat petugas melakukan vaksinasi. Yang ditemukan ini warga Luwu, Lutra dan ada pasangan suami istri dari Jeneponto,” kata Hasna, Rabu (23/2/2022).

Saat data mau diinput petugas, ternyata keterangan warga ini sudah ada (sudah terinput) padahal warga tersebut mengaku belum vaksin.

ADVERTISEMENT

“Jadi saat ditanya, sudah pernah vaksin? Mereka jawab belum sama sekali. Jadi yang ditemukan untuk kasus vaksin dosis pertama,” Ungkapannya.

Bahkan lanjut Hasna, ada juga yang ditemukan sudah vaksin dosis pertama dan kedua, padahal belum vaksin sekalipun.

Menurutnya, dengan temuan ini, warga lah yang rugi karena data sudah diinput padahal belum vaksin dosis pertama dan kedua.

Ia menambahkan, temuan ini juga dilaporkan ke polisi yang mengamankan proses vaksinasi yang dilakukan.

“Kalau pun yang diinput baru dosis pertama, paling tidak masih bisa divaksin untuk dosis kedua,”

“Yang susah kalau sudah terisi data vaksin satu dan dua, ini tidak bisa lagi divaksin,” Bebernya.

Terkait dengan adanya temuan itu, pihaknya sudah menyarankan agar warga yang bersangkutan ini melapor ke tempat domisilinya.

“Untuk menghapus data sudah divaksin. Tujuannya supaya mereka bisa mendapatkan vaksin,” harapnya.

Berbeda dengan warga dari luar, untuk warga Luwu Timur kata Hasna, belum ada ditemukan pada kasus seperti ini.

“Alhamdulillah, kalau warga Luwu Timur tidak ada kami temukan belum vaksin tapi datanya sudah diinput, kami ketat soal vaksin,” Pungkas Hasna. (rah)

ADVERTISEMENT