Tragedi Pilkades Serentak di Malangke Luwu Utara, Satu Warga Desa Giri Kusuma Meregang Nyawa Usai Ditikam

6680
ADVERTISEMENT

LUWU UTARA—–Buntut Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Luwu Utara, satu warga Desa Giri Kusuma menjadi korban usai terlibat bentrok dengan pelaku yang merupakan warga Desa Baku-baku, kecamatan Malangke, Luwu Utara, Sulsel.

Kejadiannya saat Pilkades di Dusun Tuarogo, Desa Tandung, Kecamatan Malangke, Rabu 14 Juli 2021.

Jumardin alias JD (46) pendukung Cakades nomor urut 1 di Desa Tandung meregang nyawa usai ditusuk sebilah badik oleh Pelaku bernama Ayyub (35).

Dituturkan Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Amri kepada awak media, Ayyub sang Pelaku yang warga Desa Baku-baku Malangke itu diciduk polisi di tempat persembunyiannya di Desa Palandan, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara.

ADVERTISEMENT

“Pada saat dilakukan penghitungan suara Cakades Tandung Kecamatan Malangke, korban Jumardin (46) yang juga pendukung nomor urut 01 sedang melintas di depan Pelaku yang merupakan pendukung nomor urut 02 sambil gas-gas motor dan menatap Pelaku,” ungkap Kasat Reskrim.

Tatap menatap mata dalam suasana tegang dengan motor inilah yang jadi pemicu peristiwa nahas ini.

“Hal itu menyebabkan pelaku tersinggung dan langsung mengejar korban. Setelah keduanya berhadapan maka terjadi perkelahian, Pelaku Ayyub menggunakan sebilah badik dan korban (Jumardin) menggunakan sebilah parang,” ungkapnya.

AKP Amri menyebut tragedi Pilkades yang menyebabkan perkelahian ini membuat korban terkena beberapa kali tusukan pada bagian tubuhnya yang mengakibatkan pendarahan dan langsung meninggal dunia di TKP.

Kini, Pelaku serta barang bukti berupa satu buah sarung parang dan satu buah badik sudah diamankan di Mako Polres Luwu Utara untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.”

“Pelaku terjerat Pasal 354 KUH Pidana Jo Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 Tahun,” sebut Kasat Reskrim.

Untuk mengamankan situasi, saat ini Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin, serta Danyon Brimob D, Kompol Muhammad Agus, sudah berada di lokasi.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dikabarkan juga langsung bergerak ke TKP saat mendengar tragedi tersebut.

(*)

ADVERTISEMENT