Tukang Cukurnya Ikut Terima Bantuan Kelompok UKM di Palopo, Judas Amir: Aswar Pemuda Kreatif

710
Walikota Palopo, HM Judas Amir tertawa saat menyerahkan bantuan alat cukur kepada Aswar, di acara penyerahan bantuan UKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Palopo, Jumat (20/12/2019).

PALOPO–Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Palopo menyalurkan bantuan kepada masyarakat, Jumat (20/12/2019). Ada 18 kelompok usaha yang mendapatkan bantuan bersumber dari APBD Palopo 2019 senilai Rp125 juta.

Salah satunya, Aswar. Pria yang jago pangkas rambut ini mengaku bahagia mendapatkan bantuan, sehingga dirinya bisa mengembangkan usahanya. “Selama ini, saya
melayani panggilan cukur ke rumah, namun saya terkendala alat cukur. Alhamdulillah, berkat bantuan ini, saya bisa melayani pelanggan saya ke rumah,” kata Aswar.

Aswar termasuk salah satu tukang cukur yang sangat dikenal di Palopo. Sejumlah kepala pejabat sudah seringkali dicukurnya, termasuk Walikota Palopo, HM Judas Amir, Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso, dan lain-lain.

Bahkan, Walikota Palopo HM Judas Amir menjadi langganan tetap Aswar.

“Banyak langganan saya maunya cukur di rumah, tetapi selama ini saya terkendala alat. Terima Kasih Pak Wali sudah membantu saya,” ujar Aswar, usai menerima bantuan alat cukur yang diserahkan langsung Walikota Palopo, HM Judas Amir.

Walikota Palopo, HM Judas Amir, memuji Aswar sebagai salah satu pemuda ‘pore’ (hebat, Red) dan kreatif di Palopo. “Dia (Aswar) punya keahlian, bisa cukur. Semoga bantuan ini bermanfaat,” ujar Judas Amir.

Secara umum, Judas Amir berharap kelompok usaha yang menerima bantuan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik baiknya. “Saya juga harapkan agar bantuan yang turun ini dapat lebih mengembangkan usaha, dan dapat meningkatan perekonomian bagi penerima manfaat,” harapnya.

Judas Amir juga berharap para penerima manfaat jangan melihat nilai bantuan yang diberikan, namun melihat upaya ini sebagai bagian dari keinginan pemerintah untuk melihat usaha para bantuan dapat meningkat.

Selain bantuan kepada para pengusaha, Walikota juga mengharapkan kepada para pengusaha kecil agar memanfaatkan bantuan dana dari perbankan. “Itu berupa bantuan tanpa agunan untuk lebih meningkatkan usaha agar lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Kadis Koperasi dan UKM Kota Palopo, Munasirah dalam laporannya menyampaikan, bahwa ada 18 kelompok usaha yang menerima bantuan bersumber dari ABBD kota Palopo tahun 2019 senilai Rp125 juta.

Bantuan berupa peralatan tersebut menyasar kepada kelompok UMKN, kata dia, di antaranya kelompok gula aren, kelompok pembuat kue, tukang cukur atau pangkas rambut, rumah jahit, industri rumahtangga, percetakan dan usaha perbengkelan.

Menurut Munasirah, pemberian bantuan kepada kelompok usaha kali ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan usaha dan ekonomi dari para UMKM dalam wilayah Kota Palopo. “Sesuai arahan Wali Kota Palopo, Dinas Koperasi akan terus berupaya mengevaluasi perkembangan usaha para penerima manfaat,” ungkapnya, melalui rilis Humas Pemkot Palopo. (tari)