Walikota Belum Ijinkan Sekolah dalam Kota Adakan Belajar Tatap Muka, Ini Daftar SD dan SMP yang Diijinkan PTM di Palopo

417
Walikota Palopo HM Judas Amir minta semua pihak jangan lengah dan harus disiplin menjaga Palopo dari ancaman wabah Coronavirus Diseases, Jumat (10/4). (Foto: Humas)
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Walikota Palopo, Sulsel, HM Judas Amir belum mengijinkan semua sekolah khusus tingkat SD hingga SMA/SMK di Kota Palopo melaksanakan Sekolah Tatap Muka atau PTM. Sekolah yang diijinkan masih terbatas, yakni sekolah yang berada di kelurahan tertentu demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kota bermotto ‘Idaman’ ini.

Adapun sekolah mulai SD sampai SMP dan sekolah sederajat lainnya yang diijinkan mengadakan PTM di Palopo, yakni sekolah yang berada di Kelurahan Kambo,
Battang, Padanglambe dan Sumarambu.

ADVERTISEMENT

Praktis, kebijakan memberikan ijin sekolah mengadakan PTM terkhusus di kelurahan yang berada diluar Kota Palopo itu, yang penduduknya kurang dibandingkan kelurahan lainnya dalam wilayah perkotaan, membuat banyak sekolah dalam kota belum bisa melaksanakan PTM di Kota Palopo.

“Sekolah mulai SD sampai SMP di Kambo, Salubattang, Padanglambe dan Sumarambu sudah dibolehkan PTM. Kalau sekolah didalam kota, diluar empat kelurahan itu belum dibolehkan PTM,” kata Walikota Palopo, HM Judas Amir, saat mengadakan coffee morning dengan wartawan di Ruang Ratona Kantor Walikota Palopo, Selasa (7/9/2021).

Untuk sekolah lainnya tingkat SD hingga SMP di Palopo, terutama sekolah dalam wilayah perkotaan, masih akan dilihat perkembangan selanjutnya terkait penyebaran Covid-19 di Kota Palopo. Termasuk vaksinasi di sekolah tersebut.

Diketahui, dalam wilayah perkotaan di Palopo, lebih banyak sekolah SD hingga SMP dibandingkan sekolah di 4 kelurahan yang berada di wilayah pelosok Palopo.

Khusus SMP 14 Palopo di Kelurahan Padanglambe, kata Judas Amir, belum diijinkan mengadakan PTM. Sebab, sesuai data Dinas Pendidikan Palopo, SMP yang berada di perbatasan wilayah Palopo dengan Luwu, yakni Lamasi-Telluwanua, memiliki siswa yang banyak, termasuk siswa asal Lamasi yang melanjutkan pendidikan di SMP milik Pemkot Palopo itu.

Dalam kesempatan tersebut, Judas Amir secara tegas menyatakan, pihaknya belum memberikan ijin kepada sekolah tingkat SMA/SMK se Kota Palopo untuk melaksanakan PTM. Sebab, vaksinasi guru dan siswa SMA/SMK di Palopo belum rampung. “Kita tunggu proses vaksinasi selesai, baru diijinkan PTM,” ujar Judas Amir. (***)

ADVERTISEMENT