Yakin Menang, Thahar Rum Ingin Head to Head Lawan Indah Putri

564

MASAMBA–Bakal Calon Bupati Luwu Utara (Lutra), Muh Thahar Rum, menginginkan pertarungan head to head melawan petahana bupati, Indah Putri Indriani (IDP) pada pilkada 2020. Thahar yang berstatus wakil bupati optimistis peluangnya menang cukup besar jika hanya ada dua kandidat.

“Kita maunya head to head di Lutra. Jika cuma dua pasangan calon, ya peluang kita lebih besar,” kata Thahar usai mengikuti fit and proper test untuk mendapatkan rekomendasi usungan di DPD Gerindra Sulsel, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Selasa (11/2/2020).

Thahar berpendapat peluang untuk head to head melawan IDP cukup besar. Toh, beberapa nama yang sempat digadang-gadang sebagai kandidat bupati mulai meredup menjelang pesta demokrasi itu pada September 2019.

Beberapa kandidat yang disebut urung maju yakni Andi Abdullah Rahim. Abdullah Rahim merupakan mantan calon wakil bupati yang mendampingi Arifin Junaidi pada Pilkada Lutra 2015. “Beliau saya dengar sudah ini (urung maju),” ujarnya, dikutip KORAN SERUYA dari Sindonews.com.

Thahar sendiri optimistis bisa menggenapkan kursi guna meraih tiket bertarung pada Pilkada 2020. Saat ini, ia sudah mendapatkan garansi dari NasDem, partai yang dipimpinnya di Lutra. “Nasdem tunggu kita menentukan pasangan dan parpol tambahan. Baru setelah itu, Nasdem keluarkan rekomendasi,” ungkapnya.

Di Lutra, Nasdem hanya mengantongi empat kursi. Butuh tiga kursi tambahan lagi untuk mencukupkan syarat minimal yakni tujuh kursi. Olehnya itu, Thahar mengincar beberapa partai lain. Salah satunya Gerindra yang memegang tiga kursi.

“Kita maunya kader Gerindra yang jadi wakil, namanya Rahmat Laguni. Masyarakat juga minta saya (berpaket) dengan Rahmat. Ini perpaduan antara timur dan barat. Iya, geo politik,” sebutnya.

Disinggung soal adanya kader lain dari Gerindra Lutra yang juga ingin maju, Thahar menyebutkan menyerahkan sepenuhnya ke DPP. Ialah Ketua DPC Gerindra Lutra, Arsyad Kasmad. Menurutnya, sebuah partai lebih paham siapa kader yang bakal didorong. “Kita serahkan saja ke DPP ya. Karena kan ada indikator survei hingga elektabilitas. Tapi kita berharap rekomendasinya jatuh ke kita,” harap Thahar.

Sementara itu, Rahmat mengaku siap mendampingi Thahar di Pilkada Lutra 2020 nanti. Soal siapa kader yang bakal didorong, dia menyerahkan sepenuhnya ke DPP. “Ini kan demokrasi, dia punya hak untuk dia maju. Sebagai kader partai yang sudah dikader di Hambalang, tentunya saya taat ke Gerindra. Tergantung dari rekomendasi partai, siapa yang direkomendasikan,” tambahnya.

Soal keinginan Thahar yang head to head, Rahmat mengamininya. Dia sepandangan bahwa jika ingin mengalahkan Indah memang opsi kuatnya ialah saling berhadapan. “Dari bacaan kami, Ibu Indah itu mempersiapkan untuk melawan dua pasangan calon. Dia (Indah) tidak mau kalau head to head. Berbeda dengan kami, yang memang mau head to head,” tutup legislator DPRD Lutra ini. (*/tari)