Moch Arsal Arsyad
Moch Arsal Arsyad

BELOPA–Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Luwu hingga awal semester dua bulan juli ini masih sangat jauh dari harapan. Bapenda Luwu mencatat, dari 22 kecamatan di Kabupaten Luwu, masih ada kecamatan setoran PBB-nya masih Rp0,-.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu, Moch Arsal Arsyad, mengakui hal tersebut. Menurut dia, per 17 juli 2018 realisasi PBB di Kabupaten Luwu baru 9,77 persen atau sekira Rp629 juta dari total target sebesar Rp6,446 miliar.

Menurut Kepala Bapenda, terlambatnya realisasi PBB dihampir seluruh kecamatan di Luwu dikarena beberapa faktor, diantaranya, pilkada serentak.

“Pilkada serentak kemarin memang menyita energi hampir seluruh lapisan pemerintah hingga ke tingkat desa, sehingga sejumlah urusan penting terabaikan,” ujarnya.

Dia berharap pasca pilkada di Luwu, seluruh aparat kecamatan utamanya aparat pemerintah pada tingkat desa agar memperhatikan PBB warga, termasuk objek pajak sendiri untuk mengambil inisiatif mendatangi kantor desa membayar pajak mereka.

“PBB di Luwu sekarang sudah online, jadi sesibuk apapun kami harap wajib pajak memperhatikan PBB mereka,” ujarnya.

Terkait realisasi PBB ini, Wakil Bupati Luwu, H. Amru Saher telah menekankan kepada seluruh camat dalam pertemuan baru-baru ini untuk mempercepat pelunasan PBB.

“Satu camat yang patut kita apresiasi yakni Camat Bastem, 100 persen PBB nya lunas sebesar Rp24 juta lebih dan satu camat yang perlu dipertimbangkan kedepan yakni Camat Bastem Utara, pembayaran PBB nya masih Rp0,- dari total PBB nya sebesar 34,7 juta,” ujarnya.

Untuk diketahui data penerimaan PBB Kabupaten Luwu per 17 juli kemarin sebesar Rp629 juta dari total PBB Kabupaten Luwu sebesar Rp6,446 miliar atau masih sekira Rp5,8 miliar PBB yang belum tertagih.

Wakil Bupati mengaku kecewa dengan capaian diatas, olehnya itu dirinya menekankan akhir agutus mendatang capain PBB sudah mencapai angkat 50 persen. (ucu)