Wewangriu Dicanangkan Sebagai Desa Bersinar

14
ADVERTISEMENT

LUTIM — Desa Wewangriu, Kecamatan Malili resmi ditetapkan sebagai Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar) setelah Bupati Luwu Timur, H. Budiman melaunching program tersebut di halaman Kantor Desa Wewangriu, Senin (10/10/2022).

Program Desa Bersinar ini sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkoba dan obat atau bahan berbahaya yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi generasi muda dan masyarakat di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

Bupati Budiman berharap ibu-ibu juga ikut berperan penting dalam menangkal narkoba. “Satu desa ini saja dulu, nanti akan menyebar ke tempat-tempat lain dan nanti kita evaluasi dampak dari program ini,” ujarnya.

“Jadi kita lihat datanya, kalau setelah dilaunching semakin naik yang terjerat narkoba, perlu di reschedule rencana aksinya. Tapi setelah dilaunching menjadi desa bersinar dan angkanya menurun, berarti program ini berdampak baik. Jadi nanti kita tularkan, paling tidak 1 desa 1 kecamatan, kita programkan ini, nanti Kakan Kesbangpol ijin ke Ketua DPRD,” tambah Budiman.

ADVERTISEMENT

Bupati Luwu Timur berharap hari ini menjadi momen penting bagi kita. Mudah-mudahan launching hari ini bisa berdampak pada kondisi pemakai narkoba yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menitip pesan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Ibu/Bapak Guru agar menjaga anak-anak kita di sekolah. “Tidak apa-apa kita sweeping mereka sebelum masuk, periksa tasnya, supaya kalau ada kelainan-kelainan kita lihat, langsung hubungi orang tuanya, karena deteksi dini ini penting,” tegas Bupati.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, AKBP. Ustin Pangarian, SE., M.Si. menyampaikan apresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih dari Kepala BNN Provinsi atas terbentuknya Desa Bersinar di Kabupaten Luwu Timur. Ustin Pangarian menegaskan bahwa, komitmen dan integritas sangat dibutuhkan dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika ini.

“Mari kita sama-sama bergerak untuk mencegah dan memberantas narkoba. Kalau ada penghianat, akan sangat sulit mencapai tujuan kita, tapi kalau kita semua komitmen bahwa kita harus kuat daripada bandar-bandar atau pengedar, maka tujuan kita bisa tercapai dengan baik,” pesan Kepala BNN Kota Palopo. (rls)

ADVERTISEMENT