Tabrakan Perahu di Sungai Lakawali Luwu Timur, Nelayan Asal Soppeng Tewas Tenggelam

995
Tabrakan antarperahu di Sungai Lagawari Malili Luwu Timur, Minggu dinihari (26/4) (Foto: BPBD Lutim)
ADVERTISEMENT

MALILI–Seorang warga Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, bernama Akbar alias Abba, 25 tahun, tewas mengenaskan setelah perahunya bertabrakan dengan perahu nelayan lainnya di desa itu, Minggu (26/4/2020) dini hari, sekitar pukul 01:45 Wita.

Peristiwa tabrakan dua perahu kayu menewaskan Akbar ini, terjadi di Sungai Lagawari (Tanjung Ipi). Tabrakan terjadi sekitar pukul 00.35 Wita melibatkan perahu Akbar dan nelayan lainnya bernama Alex, 40 tahun.

ADVERTISEMENT

Informasi diperoleh KORAN SERUYA, kemarin, tabrakan dua perahu tersebut terjadi saat Akbar pulang dari tambaknya hendak menuju Pelabuhan Lakawali Pantai bersama seorang rekannya bernama Addi. Dari arah berlawanan, Alex hendak menuju tambak berangkat dari pelabuhan.

Dalam tabrakan itu, Akbar terjatuh ke air dan hilang disapu arus deras. Sedangkan, Alex dan Addi selamat. “Beberapa saat setelah kejadian, kami bersama tim BPBD Lutim dan tim SAR melakukan pencarian terhadap Akbar,” kata Kepala Desa Lakawali Pantai, Andi Wahyuddin.

ADVERTISEMENT

Pencarian dilakukan sekitar pukul 01.40 Wita. Namun, korban ditemukan sekitar pukul 07:45 Wita, pagi kemarin, dalam kondisi sudah tak bernyawa. “Korban ditemukan mengapung sudah tak bernyawa di pinggir sungai,” kata Wahyuddin.

Informasi dari keluarga korban, kata Wahyuddin, Akbar bersama rekannya, Addi hendak ke tambaknya untuk panen ikan. Namun, dalam perjalanan ke tambak, perahu yang mereka gunakan bertabrakan. “Ini murni musibah yang dialami korban, kecelakaan di sungai akibat perahunya bertabrakan dengan perahu nelayan lainnya,” katanya.

Senada itu, Kepala BPBD Luwu Timur, Muh Zabur, mengatakan, jenazah Akbar ditemukan setelah dilakukan pencarian sejak dini hari hingga pukul 07:45 Wita. “Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Lakawali untuk selanjutnya diserahkan kepada sanak keluarganya,” kata Zabur.

Dikatakan, jenazah korban dibawa sanak keluarganya ke Kabupaten Pangkep, karena akan dimakaman sanak keluarganya di Pangkep. (iys)

ADVERTISEMENT