Mantan Kanit Tipikor Polrestabes Makassar Raih Doktor Ilmu Hukum

68
ADVERTISEMENT

MAKASSAR–Ajun Komisaris Polisi Supriadi Anwar, SH, MH, CPLC, CPCLE mencatat sejarah sebagai alumni ke 248 Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Mantan Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Besar Makassar ini menjalani ujian promosi pada Selasa 18 Agustus 2020.

Prosesi ujian promosi doktor ini digelar secara daring dan luring. Adapun luring di ruang seminar Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Perwira penyandang pangkat tiga balok ini, meraih predikat sangat memuaskan dengan IPK 3.89 atau Peringkat ke 2 dalam lingkup Doktor Ilmu Hukum Angkatan 20 PPs UMI.

ADVERTISEMENT

Judul penelitian disertasinya, Hakikat Penegakan Hukum Polisi Republik Indonesia Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hadir sebagai Pimpinan Sidang Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, SE, M.Si yang juga merupakan Direktur Pascasarjana UMI.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Adapun Promotor & Co-Promotor yakni Prof. Dr. Muzakkir, SH, MH, Prof. Dr. H. Sufirman Rahman, SH, MH dan Dr. H. Baharuddin Badaru, SH, MH.

Sementara Tim Penguji, Prof. Dr. H. Laode Husen, SH, MH, Prof. Dr. H. Said Sampara, Dr. H. Hamza Baharuddin, SH, MH, Dr. Abdul Agis, SH, MH dan Dr. Reza Aril Ahri, serta Penguji Eksternal, Prof. Dr. Syamsul Bahri, SH MH.

Pada simpulan disertasinya dikatakan, upaya penegakan hukum yang ideal oleh POLRI dalam pemberantasan tindak pidana korupsi adalah penyelesaian melalui non penal, yakni pengembalian kerugian negara pada tahap penyelidikan sehingga menciptakan keadilan bagi Negara dan keadilan bagi pelaku.

Lahir di Bantaeng, 29 Juni 1974, ayah 4 anak ini menjabat sebagai Kepala Unit Ekonomi, Tanah dan Bangunan Sat Reskrim Polrestabes Makassar. (*/iys)

ADVERTISEMENT