INNALILLAHI! Suherman Pammineri Ditemukan Meninggal Dunia di Kamarnya, Mayatnya Mulai Membusuk

4650
ADVERTISEMENT

PALOPO–Warga Jalan Akhmad Razak, sekitar kampus Akper Sawerigading Palopo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dihebohkan penemuan mayat yang sudah menebar aroma tak sedap, Sabtu (3/7/2021) malam tadi, sekitar pukul 20:00 Wita.

Setelah diselidiki polisi, mayat pria tersebut ternyata adalah Suherman Pammineri atau akrab disapa Camant. Almarhum cukup dikenal di Kota Palopo karena selama ini aktif di berbagai organisasi, salah satunya Askot PSSI Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Dari penyelidikan sementara polisi, Suherman Pammineri diperkirakan meninggal dunia sekitar dua hari lalu. Mayatnya mulai membusuk dan menyebar aroma tak sedap.

Pria yang dikenal sebagai pemerhati bola di Kota Palopo ini, ditemukan sudah jadi mayat di rumah milik Akhmad Syarifuddin Daud, sahabatnya. Selama hampir satu tahun terakhir, Almarhum tinggal di rumah Ome, begitu Akhmad Syarifuddin Daud akrab disapa.

ADVERTISEMENT

Mayat Camant ditemukan dalam kamarnya dalam posisi telungkup tanpa mengenakan pakaian. Kondisi mayat sudah menyebar bau busuk.

Mas Anto, rekan almarhum yang tinggal bersama Almarhum, pertama kali menemukan mayat Camant. Selama ini, Mas Anto yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang pijat ini, tinggal bersama Camant. Dia menempati kamar paling belakang, sedangkan Camant kamar bagian didepan.

ADVERTISEMENT

Namun, beberapa hari terakhir ini, Mas Anto mengaku melihat lampu di kamar Camant tidak menyala, sehingga menimbulkan rasa penasaran. Dia kemudian mengecek kamar rekannya itu. Namun saat mendekati kamar Camant, Mas Anto mencium bau busuk.

“Saya mulai curiga terjadi sesuatu kepada Pak Camant, makanya saya menelpon teman memberitahukan soal bau busuk dari kamar tersebut,” kata Mas Anto dikonfirmasi media ini via ponselnya.

Beberapa saat kemudian, Aswin, sahabat Camant tiba di rumah yang selama ini ditempati Camant bersama Mas Anto. Singkatnya, bersama Aswin, Mas Anto mendobrak pintu kamar Almarhum. Nah, saat itulah mayat Camant ditemukan mulai membusuk dalam kondisi telungkup tanpa mengenakan pakaian.

Kasatreskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar membenarkan penemuan mayat yang diketahui adalah Suherman Pammineri.

“Diduga kuat, Almarhum sudah meninggal dunia sekitar dua hari dan mayatnya mulai membusuk,” kata AKP Andi Haris.

Soal penyebab kematian Camant, polisi masih melakukan penyelidikan. “Belum diketahui, masih diselidiki. Namun penyelidikan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di mayat Almarhum,” kata AKP Andi Aris.

Sementara itu, Hamsir, salah seorang warga Jalan Akhmad Razak, mengatakan, terakhir kali dia melihat Almarhum pada Jumat subuh lalu. Saat itu, Hamsir bersama Almarhum baru-baru menunaikan salat subuh di masjid, tak jauh dari kediaman Almarhum.

“Bahkan, saya juga mencolek Almarhum mengajaknya lari subuh. Disitulah terkahir saya melihat Almarhum,” katanya. (liq)

ADVERTISEMENT