Ada 6 Fakta Cara Pemkot Palopo Tangkal Corona yang Sudah Tewaskan 5 Orang di Indonesia, dari 172 Kasus yang Dilaporkan

1391
Walikota HM Judas Amir, Forkopimda dan Dirut RSUD Sawerigading Palopo saat mengecek ruang isolasi di rumah sakit milik pemerintah itu. (Foto: Ist)

KORANSERUYA — Angka-angka yang tersaji manis dalam laman web coronavirus dot thebaselab dotcom, menunjukkan sudah ada 188.339 ribu orang di seluruh dunia (163 negara), yang dimangsa virus corona atau yang sering juga disebut sebagai “virus china” oleh bangsa Amerika.

Sekitar 7.500 pasien diantaranya dinyatakan meninggal dunia, dan yang selamat alias sembuh 80.848 pasien. Angka kematian virus ini menyentuh level 3,98%.

China menjadi negara paling banyak penderita Covid-19. Tercatat dalam laman situs itu, 80.881 pasien yang terpapar, 68.709 pasien yang dinyatakan pulih/sembuh, sedangkan yang “lewat” alias wafat sebanyak 3.226 orang atau angka kematian penyakit ini di negeri asalnya, levelnya berada di kisaran 3,99%.

Lantas bagaimana dengan negeri khatulistiwa Indonesia sendiri?

Masih dilihat KoranSeruya dari data yang tersaji di web coronavirus dot thebaselab dotcom, angkanya menunjukkan, 172 orang terpapar virus yang belum ada obatnya itu, 5 yang wafat, 8 pasien dinyatakan sudah sembuh. Angka kematian di negeri ini berada pada level 2,91%.

Sementara negeri tetangga di Asean, yakni Thailand angkanya berada diatas Indonesia, dimana 177 orang terpapar Covid-19, baru 1 yang wafat dan yang sembuh sebanyak 41 orang. Angka kematian atau Mortality Rate-nya sebesar 0,56% di negeri Gajah Putih itu.

6 Fakta Cara Pemkot Palopo Tangkal Covid-19:

Berikut ini ada 6 fakta tentang cara yang dilakukan Pemerintah Kota Palopo dalam menangkal Covid-19, yakni:

  1. Melarang Kapal Pesiar Asing sandar di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo yang membawa turis Asing dan ABK-nya rata-rata WNA.
  2. Melakukan Rakor Teknis Penanganan Corona, membentuk tim dan mengeluarkan surat imbauan agar warga hidup sehat.
  3. Menunjuk Asisten III, DR dr Ishak Iskandar M.Kes sebagai Jubir Resmi Pemkot Palopo dalam Penanganan virus corona.
  4. Menetapkan Nomor Hotline yang bisa dihubungi warga untuk melaporkan tentang kejadian atau pasien suspect Corona, untuk penanganan medis lebih lanjut. Nomor telepon tersebut ada di box bagian bawah dalam berita ini.
  5. Menyiapkan RSUD Sawerigading sebagai pusat rujukan Covid-19 di kota Palopo.
  6. Mengeluarkan Surat Edaran nomor 455/Dinkes/III/2020, yang salah satu butirnya meliburkan anak sekolah mulai TK/PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat selama dua minggu sejak 16 s.d 31 Maret 2020, melarang kerumunan massa dan aktivitas yang bersifat massif selama tenggang waktu tersebut.

Surat edaran walikota Palopo ini dipuji banyak pihak, termasuk gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, karena kota Palopo menjadi pionir di Sulsel sebagai kepala daerah (walikota) paling tegas dan paling sigap dalam memproteksi warganya dari bahaya virus Corona. (iys)

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes: 021-5210411 atau kontak ke nomor 0812-1212-3119.

Untuk kota Palopo Hub. DINKES PSC 119 JA: 0471-21531 atau HOTLINE: 085 241 855 036

Untuk Luwu Utara: DINKES: 0813-4264-8399 dan Call Center PSC 119 di 085 226 046 119