Agustus 2022, Program Kotaku Skala Kawasan di Palopo Rampung

77
Erdin, Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palopo. (Foto : Haswan Hasanuddin)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) skala kawasan ditargetkan bakal selesai pada akhir bulan Agustus 2022 jika tidak ada halangan. Dimana program Kotaku skala kawasan ini salah satunya adalah pekerjaan tanggul di sepanjang sungai jembatan Ratulangi.

Hal itu diungkapkan oleh Erdin, Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palopo. Dia menyebut program kotaku skala Kelurahan sudah selesai pada Desember 2021 lalu. Sementara yang sedang berjalan saat ini adalah program Kotaku skala Kawasan dan itu ditargetkan Erdin, bakal selesai diakhir Bulan Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

Erdin yang juga merupakan Ketua pelaksana kelompok kerja (Pokja) Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengatakan program kotaku bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Selain itu, dia mengatakan bahwa Sekretariat Pokja berkedudukan di Bappeda Palopo. Dimana didalam POKJA-PKP terdapat beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diantaranya, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup, Pertanahan termasuk PAM -TM Palopo.

“Untuk tingkat kelurahan sudah selesai pada Bulan Desember 2021 lalu. Yang sementara berjalan saat ini adalah skala kawasan lokasinya di Jembatan Ratulangi sampai di Jembatan Jalan Lingkar disana dibuat Tanggul di sepanjang sungai, Jalur Pedestrian yang dilengkapi dengan realing,” ujarnya.

“Sekarang ini diupayakan proses percepatannya supaya bisa secepatnya dimanfaatkan atau dirasakan masyarakat, kalau misalkan sekarang masih ada kekurangan itu wajar karena pekerjaan masih sementara berjalan, jadi suatu hal yang wajar kalau sekarang masih ada kekurangan misalnya ada genangan air karena bekas galian,” ungkapnya.

Erdin berharap dengan adanya program Kotaku kawasan permukiman di Kota Palopo bisa lebih ditingkatkan lagi kualitasnya.

“Kita berharap dengan adanya program ini kawasan permukiman di Kota Palopo bisa ditingkatkan lagi kualitasnya utamanya sarana prasarana pendukung permukiman, misalnya jalan-jalan lingkungan, drainase, sarana persampahan dan saran pemadam kebakaran semoga semua itu bisa ditingkatkan dari tahun ke tahun untuk menciptakan lingkungan yang sehat,” tandasnya.

Untuk diketahui Program Kotaku, merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan.

Program Kotaku, dalam pelaksanaannya menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota/kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota sebagai pelaku utama (nakhoda). (hwn)

ADVERTISEMENT