Ahai! Ada Persatuan Waria Luwu Utara Beri Layanan Potong Rambut Gretong, Bok! Khusus Untuk Pengungsi dan Relawan Banjir di Posko Meli

671
Rudy dari Masculino Salon Baebunta yang tergabung dalam komunitas Perwalut ikut memberi layanan potong rambut gratis di Posko Pengungsian Meli Baebunta LUwu Utara, Sabtu 25/07. (Foto: Iccank/KORAN SERUYA)
ADVERTISEMENT

LUWU UTARA–Kepedulian atas korban musibah banjir bandang terus berdatangan. Tidak saja berupa pengiriman bahan makanan, sembako obat-obatan dan perlengkapan lainnya tetapi dalam bidang jasa juga dilakukan.

Salah satunya datang dari Perwalut, akronim dari Persatuan Waria Luwu Utara. Idih!

ADVERTISEMENT

Para waria yang tersebar di berbagai cup salon yang ada di beberapa kecamatan di Luwu Utara itu memberikan bantuan jasanya berupa potong rambut gratis tanpa dipungut bayaran sama sekali.

Seperti yang disampaikan Cindy, salah satu koordinator waria di lokasi tenda pengungsian di Bukit Meli, Baebunta, Luwu Utara kepada KORAN SERUYA, Sabtu 25 Juli 2020.

ADVERTISEMENT

Perwalut, kata Cindy yang dijumpai saat tengah mencukur rambut salah satu pengungsi mengatakan, komunitas wadam tersebut mengaku ingin memberikan kontribusi sesuai kemampuan dirinya dan 15 orang teman-temannya yang sejak kurang lebih sepekan turun ke posko-posko pengungsian baik di Radda, Baebunta maupun Masamba.

“Kami tak punya harta benda yang banyak, tetapi kami juga ingin membantu para korban di pengungsian ini, makanya kami di Perwalut turut serta sambil menghibur masyarakat yang tengah dilanda duka akibat banjir bandang,” ucap Cindy kapster asal Masamba yang memperkenalkan teman-temannya satu persatu kepada KORAN SERUYA.

“Saya Cindy, kalau yang itu Wulan, ada Siska, Maharani, Dewi Persik, Rudy Kapster dari Baebunta (Masculino Salon),” ujarnya dengan manja.

Para waria ini, lanjut Cindy, ada yang berasal dari Bone-bone, Sukamaju, Masamba, Mappedeceng hingga Baebunta dan Sabbang.

Rencananya, Perwalut akan turut membalut duka nestapa para korban dengan keahlian di bidang hair style yang mereka miliki tanpa batas waktu.

“Berjalan saja apa adanya, hari ini kita di sini di Posko Pengungsian Meli, kemarin di Posko Pengungsian Masamba, semoga dengan sumbangsih kami ini, para korban maupun Relawan bisa menghilangkan stress dan Luwu Utara kembali bangkit,” pungkasnya. (iys) 

ADVERTISEMENT